3 Nomor Punggung yang Dipensiunkan Usai Sang Pemain Tewas

0
24 views
Marc-Vivien Foe meninggal saat turnamen Piala Konfederasi 2003.
Jakarta, CNN Indonesia — Beberapa klub memilih menghentikan penggunaan sebuah nomor punggung karena pemain yang menggunakan atau yang pernah memakai nomor itu meninggal.

Sportskeeda melaporkan memensiun nomor punggung umumnya dipraktikkan di Amerika Utara. Tetapi, setelah era 1990-an, banyak klub sepak bola mulai menghentikan nomor punggung itu untuk menghormati pemainnya.


Baru-baru ini klub Ligue 1 FC Nantes ikut memensiun nomor punggung 9 yang digunakan Emiliano Sala. Penyerang asal Argentina itu tewas setelah pesawat Piper Malibu yang ditumpanginya terjatuh di Selat Inggris saat menempuh perjalanan dari Nantes ke Cardiff.

Akan tetapi Nantes bukan satu-satunya klub yang menyimpan nomor punggung karena tewasnya sang pemain.

Berikut tiga insiden besar yang membuat klub tidak lagi menyediakan nomor punggung untuk digunakan pemain lain:




Marc-Vivien Foe meninggal saat turnamen Piala Konfederasi 2003. (PAUL BARKER / AFP)


1. Marc-Vivien Foe

Marc-Vivien Foe adalah bagian dari skuat timnas Kamerun yang tampil di Piala Konfederasi 2003. Di turnamen ini Kamreun menghadapi Kolombia di babak penyisihan grup pada 26 Juni 2003.

Pada menit ke-72 pertandingan Foe pingsan di lingkaran tengah lapangan dan kemudian meninggal di rumah sakit. Pihak rumah sakit mengungkapkan Foe meninggal karena kondisi jantung langka yang disebut ‘kardiomiopati hipertrofi’.

Ketika itu Foe berstatus sebagai pemain Manchester City yang dipinjamkan Olympique Lyon. Man City, Lyon, dan klubnya di masa kecil memensiun nomor punggung 23 untuk menghormati Foe.

2. Cheick Tiote

Cheick Tiote memiliki puncak karier bersama Newcastle United. Pemain asal Pantai Gading itu menjadi pahlawan The Magpies ketika mencetak gol penyeimbang 4-4 melawan Arsenal di St. James Park.

Pada 5 Juni 2017 Tiote pingsan saat latihan bersama Beijing Enterprise Grup. Ia dilarikan ke rumah sakit terdekat, tetapi dinyatakan meninggal sebelum sampai di rumah sakit. Tiote meninggal karena serangan jantung.




Fiorentina memensiunkan nomor punggung 13 Davide Astori.Fiorentina memensiunkan nomor punggung 13 Davide Astori. (REUTERS/Alessandro Bianchi)


Pada 24 Juni, Beijing Enterprise memensiun nomor punggung 24 untuk menghormati Tiote. Upacara penghormatan pun dilakukan saat turun minum dalam laga Beijing vs Zhejiang Yiteng.

3. Davide Astori

Meninggalnya Davide Astori adalah salah satu kabar mengejutkan dari dunia sepak bola pada akhir tahun lalu. Kapten Fiorentina itu meninggal dalam keadaan tidur.


Hasil otopsi menyebutkan penyebab tewasnya Astori karena henti jantung. Menyusul peristiwa tersebut, Fiorentina dan Cagliari memutuskan memensiunkan nomor punggung 13 milik Astori.

Belakangan Fiorentina juga memutuskan akan mengganti tempat latihan mereka dengan nama Centro Sportivo Davide Astori. Sepanjang kariernya Astori tampil dalam 174 laga untuk Cagliari dan 91 pertandingan bersama Fiorentina. (sry)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here