Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...
Jakarta, CNN Indonesia — PSSI tetap bertekad menggulirkan Liga 1 pada Jumat (5/10) meski belum mendapat izin dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian suporter Persija Jakarta Haringga Sirla, Gusti Randa, mengatakan pertandingan Liga 1 2018 pekan ke-24 krusial bagi sepak bola Indonesia setelah sempat dihentikan sementara.


“Di depan kami sekarang ini akan begulir Liga 1 kembali, dimulai Jumat. Tentu TPF dalam hal ini menyarankan pertandingan pekan ke-24 itu adalah uji coba bagaimana keputusan Komdis [Komisi Disiplin PSSI] yang menurut kami sudah cukup tegas dan keras, bisa diimplementasikan. Sehingga guliran [Liga 1] pada Jumat ini jadi hal krusial,” kata Gusti dalam konferensi pers di The Sultan Hotel, Rabu (3/10).

“Maka dari itu seluruh Exco akan ditugaskan untuk memantau secara langsung pertandingan tersebut. Sehingga diharapkan kepada panpel [panitia penyelenggara], keamanan, suporter tuan rumah maupun tamu dan seluruh elemen untuk tertib dan tunduk terhadap regulasi yang ada. Karena kita dipantau unsur pemerintah dan masyarakat,” katanya menambahkan.

Sebelumnya Komdis PSSI merilis hasil sidang per 1 Oktober 2018 pada Selasa (2/10). Ada 28 hukuman yang diberikan kepada klub Liga 1 atau Liga 2. Keputusan tersebut dikeluarkan Komdis PSSI setelah mendapat masukan dari TPF.




Laga Liga 1 2018 terhenti di pekan ke-23.Laga Liga 1 2018 terhenti di pekan ke-23. (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)


“Harapan kami apa yang telah diputuskan atau direkomendasikan menjadi sebuah awal untuk perbaikan keseluruhan. Mengingat imbauan dari Ketum [PSSI Edy Rahmayadi], sepak bola Indonesia harus bermartabat. Ini momentum untuk memperbaiki,” ucap Gusti.

Kendati PSSI optimistis kembali menggelar Liga 1 2018, Kemenpora belum mengizinkan induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut. Dalam sambungan telepon ke CNNIndonesia.com, Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan Kemenpora masih berpegangan dengan perintah Menpora RI Imam Nahrawi yakni menghentikan kompetisi selama dua pekan atau hingga 9 Oktober.




Imam Nahrawi sebelumnya menyatakan penghentian kompetisi Liga 1 selama dua pekan.Imam Nahrawi sebelumnya menyatakan penghentian kompetisi Liga 1 selama dua pekan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)


Menanggapi hal tersebut Gusti tak bisa banyak berkomentar. “Kami tak berwenang menjawab itu, silakan dari operator [PT Liga Indonesia Baru] untuk berkomunikasi,” ucapnya.
Sementara itu Sekjen PSSI Tisha Destria mengaku sudah komunikasi dengan Kemenpora. Ia mengatakan sudah memberi informasi kepada pemerintah sebagai pemangku kepentingan yang utama bahwa PSSI sudah menyelesaikan pekerjaan dalam memberi hukuman kepada klub yang melanggar aturan.

“Dan Kemenpora mengetahui hal ini [hasil Komdis PSSI],” ujar Tisha. (map/ptr)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -