Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

RRI menyatakan animo masyarakat yang ikut ajang tersebut tak pernah padam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sederet nama penyanyi tersohor Indonesia memulai karier dengan mengikuti ajang kompetisi menyanyi di radio. Salah satu perlombaan legendaris yang banyak melahirkan nama besar adalah Pemilihan Bintang Radio yang dihelat Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI).

Sebut saja Broery Marantika, Eddy Silitonga, Hetty Koes Endang, Andi Meriem Matalata, dan Rafika Duri. Kini, acara rutin yang sudah ada sejak 1951 itu kembali digelar. Grand Final Bintang Radio RRI Jakarta berlangsung di Galeri Try Prasetya RRI Jakarta, Jumat (21/9).

Kepala RRI Jakarta, Sumarlina, menyampaikan bahwa Bintang Radio sempat mengalami pasang surut karena tergeser ajang kompetisi serupa yang dilakukan media lain, terutama stasiun televisi. Namun, animo masyarakat untuk mengikuti ajang ini tak pernah padam.

“Tahun ini Alhamdulillah mengalami peningkatan peserta. Ada 98 orang, bertambah cukup banyak dari tahun lalu yang hanya sekitar 50 orang. Dari ajang ini, penyanyi pemula bisa jadi penyanyi yang menasional,” ujarnya.

Juara pertama kategori perempuan dan laki-laki Bintang Radio tingkat DKI Jakarta akan berkompetisi di Bintang Radio RRI tingkat nasional November mendatang. Terdapat 130 peserta yang berlomba di tingkat nasional, berasal dari 65 satuan kerja RRI seluruh Indonesia.

Salah satu peserta, Christiana Chindy Larasati, tertarik mengikuti kompetisi Bintang Radio RRI tingkat Jakarta karena ingin menjajal kemampuan. Dia sudah sering mengikuti lomba serupa, tapi baru kali ini mencoba kompetisi yang diadakan radio.

Chindy, panggilannya, rela jauh-jauh datang dari kediamannya di Gunung Sindur, Bogor. Perempuan 24 tahun asal Mojokerto itu mengatakan, kompetisi menyanyi di radio memberikan tantangan tersendiri.

Berbeda dengan ajang pencarian bakat di televisi, pada pemilihan di radio seluruh pendengar hanya akan menyimak suara peserta. Dengan begitu, kualitas vokal sangat penting dan menjadi faktor utama penilaian alih-alih kondisi fisik sang penyanyi.

Dari 98 peserta yang mengikuti Bintang Radio RRI tingkat Jakarta, Chindy masuk dalam 10 besar yang bertanding di grand final. Pada seleksi pertama, dia membawakan “Tetap dalam Jiwa” milik Isyana Sarasvati dan pada grand final menyanyikan “Penipu Hati” Tata Janeeta.

Chindy yang memang berprofesi sebagai penyanyi ingin terus melakoni pekerjaan yang sudah menjadi panggilan jiwanya itu. Dia bermimpi bisa seperti sosok idolanya, Ruth Sahanaya. “Range vokalnya luar biasa, penyanyi Indonesia yang menjadi inspirasi saya dalam bernyanyi,” katanya.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -