Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

VIVA – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi perhatian masyarakat Tanah Air belakangan ini. Gimana enggak guys, masyarakat di Riau, Sumatera Selatan dan Kalimantan tersiksa dengan pengapnya udara lingkungan mereka akibat kabut asap karhutla tersebut.

Nah merespons munculnya kabut asap tersebut, badan pemerintah ramai-ramai bergerak. Salah satunya adalah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Bekerja sama dengan badan pemerintah lainnya, BPPT terjun menyemai awan di lokasi kabut asap tersebut. 

BPPT memosting dan mengabarkan kepada masyarakat sedang menyemai awal tiap hari di lokasi tersebut, namun postingan dan foto penyemaian awan di Twitter dari akun BPPT itu menjadi malah jadi sorotan dan warganet malah curiga.

Mayoritas Warganet menyoroti bukan soal penyemaian awan, namun fokus pada foto. Dalam postingan foto tersebut, BPPT menampilkan pesawat yang dipakai untuk penyemaian awan. 

Tapi guys, mata warganet jeli dan fokus pada keterangan tanggal penyemaian awan tersebut. Pada foto tersebut informasi tanggal ditutup, rasa curiga warganet muncul tuh

Mereka ramai-ramai bertanya ke admin akun BPPT, kapan sih sebenernya foto penyemaian awan itu dilakukan. Apakah pada beberapa hari belakangan ini atau itu foto lama yang diunggah lagi. 

“Selamat pagi BPPT RI. Saya tidak perduli anda ambil foto ini tanggal berapa. Saya hanya berharap hasil penyemaian yang kalian sudah dan akan lakukan ada hasilnya, karena ini adalah tugas kalian. Semoga berhasil! Saya tidak sabar bernafas bebas di Pontianak,” balas akun @flapivirus dikutip Senin 16 September 2019. 

Warganet lainnya menduga foto yang diunggah itu adalah foto lama. 

“Pake ditutupin segala, kalao ga ada foto terbaru ya jangan dipaksa pakai foto Mei Min,” balas akun @SigerSilver. 

Senada, akun @TercerahkanI menyoroti soal penutupan informasi tanggal pada foto tersebut. 

“Kok tanggalnya ditutup ya min?” tanya akun tersebut. 

Ramai dengan sorotan informasi tanggal, akun BPPT membalasnya. 

“Dalam melakukan penyemaian awan, yang difikirkan team kami adalah bagaimana cara paling efektif untuk membuat hujan. Kami tidak selalu foto-foto tiap harinya,” balas akun tersebut.

   

Menurutmu bagaimana guys. Kuy berdoa saja kita, semoga upaya dari semua pihak untuk menangani kabut asap di Sumatera dan Kalimantan bisa berjalan dengan sukses, sehingga warga di sana bisa tidak tersiksa lagi.

Artikel ini telah tayang di Viva.co.id

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -