Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Milan –

Gianluigi Buffon tampil gemilang saat Juventus bermain imbang 1-1 dengan AC Milan. Kiper 42 tahun ini melakukan 10 penyelamatan sepanjang laga.

Juventus kerepotan menghadapi Milan di San Siro pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Kamis (14/2/2020) dini hari WIB. Mereka tertinggal lebih dulu melalui Ante Rebic pada menit ke-60.

Peruntungan Si Nyonya Tua kemudian berubah usai Theo Hernandez mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-70. Mereka mulai berbalik menekan dan sukses menyamakan kedudukan di menit akhir lewat penalti Cristiano Ronaldo.

Meski gol Ronaldo yang menghindarkan dari kekalahan, tapi pahlawan sesungguhnya Juventus di laga ini adalah Buffon. Pria berjuluk Superman ini tampil luar biasa di laga ini meredam serangan Rossoneri.

Sepanjang 90 menit, Juventus 11 kali mendapatkan tembakan ke arah gawang dari Milan. Dikutip dari Opta, Si Nyonya Tua terakhir kali mengalami hal ini adalah saat menghadapi Lazio pada 2013 silam.

Menilik dari statistik ini, Juventus bisa saja tersungkur di San Siro tanpa kesigapan. Mengisi posisi yang biasanya ditempati oleh Wojciech Szczeny, Buffon melakukan 10 kali penyelamatan di laga ini.

WhoScored memberikan rating 8,3 untuk Buffon. Nilai tersebut merupakan yang terbaik di antara para pemain lain yang berlaga di pertandingan Milan vs Juventus.

Tak hanya piawai menghalau serangan, Buffon juga menunjukkan kemampuan distribusi bolanya yang masih prima. Ia mencatatkan persentase akurasi umpan sukses sebesar 100 persen.

Buffon membuktikan usia tak terlalu menggerus kepiawaiannya di bawah mistar. Sang Superman Tua berusia 42 tahun ini masih mampu menjadi pahlawan Juventus.

“Alasan saya masih bermain adalah karena saya percaya masih bisa tampil di level yang tinggi,” ujar Buffon seusai laga dikutip dari Football Italia.

“Ada beberapa situasi saat kembali ke Juventus yang memberi saya lebih banyak motivasi. Itu karena adanya hubungan yang sangat erat secara personal sehingga membuat saya punya tanggung jawab dan tekad untuk lebih kuat,” tegasnya.

Simak Video “Derby Dramatis, Inter Gebuk Milan 4-2”
[Gambas:Video 20detik]
(pur/nds)

Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -