Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Didiet dipercaya mendesain 18 set pakaian seragam awak kabin Garuda Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Desainer Didiet Maulana mengungkapkan tantangannya ketika harus mendesain 18 set pakaian seragam awak kabin Garuda Indonesia bertajuk “Puspa Nusantara”. Dengan proses kreatif selama kurang lebih lima bulan, Didiet mengatakan ia dan tim harus melakukan desain serta pewarnaan kain tenun yang didominasi warna ungu dan cokelat bertajuk “purnama” itu.

“Proses kreatifnya agak cepat, ya, kurang lebih sekitar lima bulan. Tenunnya sekitar satu bulan dan kita juga pararel untuk desainnya,” kata Didiet di sela-sela peluncuran seragam tematik “Puspa Nusantara” di The Tribata, Dharmawangsa, Senin (14/10).

Selain cepatnya proses kreatif dan kesan visual yang menarik serta berbeda, desainer dan pemilik produk fesyen IKAT itu mengatakan dirinya juga harus mengedepankan sisi fungsi di setiap seragam awak kabin.

“Dari sisi fungsionalnya juga harus kita perhatikan, misalnya untuk keamanan, mereka (maskapai) punya marka-markanya,” kata Didiet.

“Keamanan misalnya, panjang lengan jangan sampai terlalu lebar dan panjang, untuk mencegah lengannya jatuh ke makanan. Kain bawahnya juga masih bisa digunakan di situasi darurat, karena di kain itu ada sistem karet dan bisa dibuat pramugari untuk berlari,” lanjut dia.

Seragam untuk pramugari Garuda Indonesia Didiet desain dengan sentuhan ala kebaya Kartini yang telah dimodifikasi.

Pada kebaya tersebut, ia mengaplikasikan kain tenun untuk sabuk, yang terinspirasi oleh “senteng”, sabuk kain ikat yang merupakan elemen penting pada pakaian adat perempuan Bali.

Sedangkan untuk pramugara, Didiet menyematkan sedikit tenun pada bagian saku dan leher sehingga memberi kesan elegan.

Sementara itu, jadwal khusus penerbangan Garuda Indonesia yang akan dilayani oleh awak kabin berseragam tematik ini dijadwalkan akan dimulai pada Jumat (18/10) dan Minggu (20/10) untuk beberapa rute seperti Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Denpasar.

sumber : Antara

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -