Diet Ketat untuk Turun Kelas, Ni Nengah Widiasih: Aku Harus Kuat Iman





Jakarta – Ni Nengah Widiasih masih memiliki PR menurunkan berat badan hingga memenuhi kelas 41 kg ke Asian Para Games 2018. Atlet angkat berat itupun menjalani diet ketat.

Widi, sapaan karib Ni Nengah Widiasih, masih kelebihan berat badan hingga 2,5 kg menuju Asian Para Games 2018. Di ajang itu, dia berencana untuk kembali di kelas 41 kg setelah naik kelas (45 kg) di SEA Games 2017.

“Sekarang ini jaga iman, agar enggak pengen (makan banyak). Setiap kali laper minum air yang banyak, biar dietnya sukses. Tengah malam laper nelen ludah atau minim saja. Kalau laper banget makan apel,” kata Widi kepada detikSport beberapa waktu lalu.


Soal menurunkan berat badan memang bukan urusan mudah. Sebab, kendati berat badan turun, Widi tetap harus meningkatkan angkatannya.

Apalagi, atlet dari Bali itu merupakan salah satu andalan Indonesia untuk meraih medali emas di Asian Para Games 2018 mulai 8-16 Oktober.

“Saya atur sendiri pola makan, pilihan makanan. saya sudah enggak makan nasi dari bulan lalu, saya ganti kentang. Kalau bosan saya cari alternatif, mislanya ubi dan wortel rebus,” ujar dia.

Widi bilang turun kelas menjadi pilihan setelah memetakan kekuatan lawan. Total angkatan Widi memang terpaut cukup jauh dengan atlet powerlifting asal China, Guo Lingling, yang saat ini menjadi nomor satu Asia di kelas 45 kg.

“Seberat apapun akan saya jalani diet ini. Sebab, ini cara termudah dibandingkan sauna atau keliling stadion pakai baju tertutup di siang hari,” ujar Widi.

Asian Para Games 2018 akan menjadi panggung ketiga Widi. Dari dua Asian Para Games pertama, dia mengoleksi perak dan perunggu.

“Keputusan naik kelas waktu itu karena saya sakit. Tapi, saya akan terima sakit seperti apapun. Saya yakin sakitnya tak sesakit kalau saya gagal di Asian Para Games nanti,” ujar Widi yang menjalani latihan intensif di Solo, Jawa Tengah.



(fem/rin)


Artikel ini telah tayang di detikNews

Related Posts