Dituduh Curang, Erick Thohir: Bagaimana Caranya?

VIVA – Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin, Erick Thohir, masih heran terhadap tuduhan penantang yang menyatakan telah terjadi kecurangan pemilu.

Tuduhan yang disebut terstruktur, sistematis dan masif itu dinilainya tidak berdasar. Ia meminta, tuduhan kecurangan itu dibuktikan.

“Kalau kita bisa, kecurangan secara masif bagaimana caranya?” Kata Erick saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat 24 Mei 2019.

Erick menyampaikan, sulit membuktikan terjadi penggelembungan suara ataupun kecurangan jika jarak suara antara jagoan mereka sebanyak 16 juta suara dengan sang lawan. Hal itu juga, kata dia, sejalan dengan pernyataan-pernyataan yang muncul di publik, mengapresiasi jalannya pemilu berjalan lancar dan aman.

“Mereka sudah memberikan pernyataan di media luar negeri bahwa pemilunya berjalan dengan adil, dengan baik dan transparan. Ada kekurangan pasti, yang namanya sempurna milik Allah,” ucapnya. 

Sebelumnya pasangan Prabowo-Sandi melalui tim hukumnya telah resmi melayangkan gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

Tim ini dipimpin oleh advokat senior yang mantan Ketua Badan Pekerja Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Bambang Widjojanto. Meski belum rinci membeberkan bukti-bukti dugaan kecurangan ke publik, Bambang menyatakan, pemilu serentak tahun ini merupakan kontestasi pemilihan presiden terburuk sepanjang sejarah republik. 

“Pada waktu yang tepat kami akan melengkapi bukti-bukti yang diperlukan, dan menambahkan apa-apa yang penting yang diperlukan untuk proses mengungkap kebenaran di Mahkamah Konstitusi ini,” kata Bambang, malam ini di gedung MK.
 

Artikel ini telah tayang di Viva.co.id

Related Posts