Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

VIVA – Pengguna Facebook di berbagai belahan dunia sejak semalam waktu Indonesia mengeluhkan layanan media sosial tersebut. Pengguna tak bisa mengakses Facebook dan seperti biasanya mereka berteriak di Twitter dengan menyertakan tagar #facebookdown. 

Catatan situs pemantau layanan tumbang, Downdetector, Facebook mengakui mendapatkan laporan layanan mereka tumbang pada Selasa pagi 20 November 2018 waktu Eastern Time atau sore hari waktu Indonesia. 

Dalam peta tumbangnya layanan Facebook yang ditampilkan Downdetector, terlihat Facebook tumbang merata di berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika Selatan, Amerika Serikat, Meksiko, Eropa, India Timur Tengah, Asia Tenggara, Jepang, China sampai Australia. 

Kemarin malam, situs Downdetector mencatat, laporan keluhan tumbangnya Facebook memuncak pada angka ribuan. Keluhan memuncak sampai pertengahan malam kemarin. Rabu pagi 21 November, keluhan Facebook down sudah menurun, cuma ratusan keluhan saja.

Data Downdetector menunjukkan, mayoritas problem yang dikeluhkan pengguna yakni mengalami total blackout (37 persen), tak bisa log in (34 persen) dan tak bisa memuat gambar (29 persen). 

Ternyata tumbangnya layanan Facebook juga diikuti dengan Instagram. Makanya selain muncul tagar #facebookdwon juga ada #instagramdown. 

Belakangan Facebook mengungkapkan, biang tumbangnya layanan mereka, yakni adanya cacat pada server mereka. 

“Kemarin ada cacat (bug) di server kami yang menyebabkan beberapa orang mengalami kesulitan akses aplikasi kami. Masalah ini telah tertangani dan kami kembali pulih 100 persen untuk semua pengguna. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis Facebook di akun Twitter mereka. 

Namun demikian, beberapa pengguna Facebook pada Rabu pagi masih saja ada yang belum bisa mengakses Facebook. Gambar belum bisa dimuat dan aplikasi media sosial terpopuler itu belum sepenuhnya normal. 

Artikel ini telah tayang di Viva.co.id

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -