Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Jakarta –

Mantan pebalap MotoGP, Anthony West, menyerang Federasi Motor Internasional (FIM). Menurutnya, gelar juara Marc Marquez dan Valentino Rossi sudah diatur.

West geram dengan keputusan FIM yang mencabut izin membalapnya lantaran gagal tes doping di 2018. Rider asal Australia itu sebelumnya hendak mengikuti balapan superbike di Brazil.

Namun, West dicegah mengikuti balapan tersebut berdasarkan rekomendasi dari FIM. Padahal, ajang superbike yang diikutinya tidak berhubungan dengan federasi motor balap dunia itu.

Alhasil, West pun mengecam FIM yang disebutnya diisi orang-orang korup melalui akun Facebook miliknya. Tak hanya itu, ia juga menceritakan pengalamannya berlaga di ajang Moto2 dan MotoGP sejak 1998 hingga 2016.

Menurutnya, FIM mengatur agar Rossi bisa menjadi juara dunia 500cc MotoGP. West juga menuding Marquez sudah diatur menjadi juara Moto2 pada 2012.

“Mereka membiarkan Marc Marquez memenangkan Moto2 dengan mencurangi ECU (engine control unit) miliknya. Ketika tim Tom Luthi protes, mereka disuruh tutup mulut lantaran Spanyol butuh juara baru,” kata West dikutip dari GPOne.

“Dia harus menerima berada di posisi kedua atau lebih rendah, jika tidak maka dirinya tak bisa membalap lagi musim depan,” West menambahkan.

“Mereka membuat Rossi memenangi gelar 500cc dengan memberinya ban khusus sesuai dengan trek yang dipertandingkan. Mereka menggunakan helikopter untuk membawa ban tersebut dari pabrik hanya untuk Rossi, sehingga dia bisa juara.”

“Apa yang anda lihat semuanya palsu dan diatur, jangan percaya apa pun yang anda lihat. Mereka mengatur siapa yang memenangkan balapan dan siapa yang tidak. Saya marah sekali,” West mengungkapkan.

Simak Video “Video Marquez Menggila di MotoGP Malaysia”
[Gambas:Video 20detik]
(bay/fem)

Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -