Forum Masyarakat Garut Dukung Jokowi-Ma’ruf

0
331 views
 Forum Masyarakat Garut Dukung Jokowi-Ma

Menolak ujaran kebencian dan berita hoax untuk menciptakan pemilu yang berkualitas.

REPUBLIKA.CO.ID,GARUT–Dukungan kepada calon Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 semakin masif di berbagai daerah. Seperti Forum Masyarakat Garut (FMG) bersama dengan kalangan mahasiswa, GP Anshor, pondok pesantren dan lintas tokoh mengadakan kegiatan Ngariung Bareng di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (26/9). FMG juga menyatakan menolak ujaran kebencian dan berita hoax untuk menciptakan pemilu 2019 yang berkualitas.

Hasilnya didapatkan beberapa point yang intinya mengajak masyarakat Garut untuk tidak terlibat penyebaran hoax, mendukung terwujudnya pemilu yang berintegritas serta dukungan terhadap Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden 2019-2014. 

”Indonesia merupakan negara yang lengkap, karena adanya beragam budaya dan agama. Untuk itu perlu menjadi perhatian kita semua, guna memilih pemimpin yang benar. Menjadi penting memilih pemimpin yang agamis dan peduli kepada budaya. Maka tepat bagi Joko Widodo memilih Ma’ruf Amin sebagai wakilnya untuk maju di Pilpres 2019,” tandas Koordinator FMG, Fuad Hasan dalam siaran pers yang diterima Republika. 

Pada kegiatan Ngariung Bareng tersebut, terdapat sejumlah kesepakatan. Antara lain, menolak menjadikan tempat ibadah agama maupun untuk dijadikan tempat kegiatan politik Praktis. Karena bisa menimbulkan konflik di masyarakat Garut. ”Kami menolak berita Hoax, politik SARA, ujaran kebencian, kampanye hitam dan propokasi negatif menjelang pemilu 2019,” papar Fuad. FMG juga mendukung aparat untuk tidak ragu-ragu menindak dengan tegas terhadap pelanggaran hukum Pemilu 2019. ”Kami Forum Masyarakat Garut mendukung pasangan Ir.H. Joko Widodo dan Prof. KH. Ma’ruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera,” paparnya. Ditambahkan Fuad, kegiatan ini diperuntukkan akan masyarakat secara keseluruhan menciptakan iklim politik yang sehat, terhindar dari politik identitas.

 

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here