Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Jakarta, CNN Indonesia — Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer bisa jadi korban berikutnya dari gol pembawa sial striker Liverpool Divock Origi saat kedua tim bertemu di pekan ke-23 Liga Inggris di Stadion Anfield, Minggu (19/1).

Dalam beberapa musim belakangan Origi terkenal dengan gol-golnya yang menentukan kemenangan Liverpool.

Give Me Sport melaporkan, tidak ada pelatih yang posisinya aman setelah timnya dibobol Origi. Melihat kondisi tersebut, Solskjaer bisa jadi pelatih selanjutnya yang dipecat MU jika Origi bisa mencetak gol ke gawang Setan Merah.

Pasalnya, Solskjaer terus diserukan suporter MU untuk dipecat manajemen klub. Hal itu dikarenakan perfoma Man United yang inkonsisten di musim ini.

Mauricio Pochettino, Unai Emery, dan Ernesto Valverde adalah sejumlah pelatih kenamaan yang menjadi korban gol pembawa sial Origi.

Pada musim lalu Origi membobol gawang Newcastle United, Mei 2019. Dalam laga itu Liverpool menang 3-2. Pada akhir musim, Newcastle memecat Rafa Benitez dari posisi pelatih.

Javi Gracia juga tidak luput dari kesialan gol Origi. Gracia didepak Watford pada awal musim ini setelah Origi mencetak gol ke gawang The Hornets di musim lalu.




Ole Gunnar Solskjaer perlu waspada dengan Divoc Origi. (Lindsey Parnaby / AFP)



Bahkan pelatih sekelas Pochettino juga ikut dipecat pada November lalu setelah Origi membobol gawang Tottenham Hotspur di final Liga Champions musim lalu. Berkat gol Origi tersebut The Lilywhites kalah 0-2, dan Tottenham tidak pernah meraih trofi di bawah Pochettino.

[Gambas:Video CNN]
Di bulan yang sama Unai Emery diputus kontrak Arsenal pada akhir November. Salah satu faktornya, tersingkirnya The Gunners dari Piala Liga usai kalah adu penalti 4-5 dari Liverpool usai kedua tim bermain imbang 5-5 di waktur normal. Dua dari lima gol itu dicetak Origi.

Pelatih asal Portugal Marco Silva dipecat Everton satu bulan kemudian, awal Desember, setelah sehari sebelumnya The Toffees dikalahkan Liverpool 2-5 dalam Derbi Merseyside, yang dua diantaranya lahir dari kaki Origi.







Korban terakhir Origi adalah pelatih Ernesto Valverde yang dipecat Barcelona Senin (13/1) waktu setempat. Valverde didepak Blaugrana usai Lionel Messi dan kawan-kawan kalah 2-3 dari Atletico Madrid di Piala Super Spanyol.
Sebelum tersingkir dari Piala Super Spanyol, Barcelona juga kerap gagal di beberapa ajang, di antaranya final Copa del Rey dan Liga Champions musim lalu. Dua gol ke gawang Barcelona di leg kedua semifinal membuat Liverpool menang 4-0.

Dengan kemenangan itu The Reds lolos ke final lantaran menang agregat 4-3. Barcelona pun gagal ke final dan juga memenangi Liga Champions musim lalu. (sry/bac)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -