Google Buka Kantor Tagih di Indonesia, Bayarnya Pakai Rupiah – VIVA

0
4
Google.org konferensi pers kontribusi Google di Indonesia.

VIVA – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sangat mengapresiasi langkah Google yang membuka alamat penagihan khusus di Indonesia dengan menggunakan mata uang rupiah. Rudiantara menilai inisiatif Google ini akan memudahkan bagi para pengiklan di platform Google. 

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah Google lakukan di Indonesia. Dari sektor sosial dan bisnis, tapi yang paling penting dan menarik bagi saya yaitu dengan ini jadi kalau orang Indonesia mau pasang iklan di YouTube, bayarnya di sini dan bayar rupiah. Kantornya juga ada di sini, akibatnya kita dapatkan layanan yang lebih baik lagi, kita tak perlu tanya-tanya lagi,” ujar Rudiantara di kantor Google Indonesia, Jumat 13 Maret 2019. 

Dia menuturkan, pembukaan kantor alamat penagihan Google di Indonesia merupakan terobosan yang membuat pebisnis di Indonesia bisa lebih merasakan kenyamanan.

“Ini menurut saya sangat solutif untuk banyak hal,” kata dia.

Untuk itu, Rudiantara mengharapkan langkah Google ini diikuti oleh perusahaan teknologi yang lainnya. Sebab langkah ini sangat membantu pengiklan di Indonesia. 

“Saya berharap perusahaan teknologi selain Google yang punya platform media sosial mengikuti cara Google ini. Ini langkah yang luar biasa di Indonesia dan Google seperti biasa menginisiasinya,” jelasnya.

Dalam acara pengumuman inisiatif Google di Indonesia itu turut hadir Presiden Google.org, Jacquelline Fuller, Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf dan lainnya. (dhi)

Artikel ini telah tayang di Viva.co.id