Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Jakarta –

Polisi menolak laporan dari Jaringan Aktivis (Jarak) Indonesia terhadap anggota DPR RI Andre Rosiade terkait penggerebekan PSK atas nama N (26) dan muncikari AS (24) di Padang, Sumatera Barat. Meski hendak dipolisikan, Andre menunjukan video kesibukannya di DPR.

Dalam video yang dibagikan kepada wartawan, Senin (10/2/2020) tampak Andre sedang duduk di ruang rapat DPR RI. Ia menghadiri rapat dengan PT KAI.

“Jadi Bapak taruh uang tapi operator juga bukan Bapak, kan agak aneh, seharusnya kalau KAI suruh taruh uang, harusnya KAI diberi kesempatan untuk jadi operator, kalau bisa nanti, di rapat raker dengan menteri ini jadi catatan kita, jangan sampai KAI jadi penonton di rumah sendiri gitu. Jadi jangan kita kasih kesempatan ke China berkuasa di negara kita,” kata Andre dalam video itu.

Andre juga mendengar adanya isu terkait masinis. Ia meminta Kementerian BUMN untuk mengkaji ulang hal tersebut.

“Saya ingatkan jangan sampai gara-gara kereta api cepat bapak kehilangan masinis, karena Bapak masih butuh masinis, karena banyak sekali tekanan-tekanan kepada KAI, masisnis harus disiapkan, masinis siap pakai, emang siapa kereta api cepat ini, sampai kita harus berkorban demi kereta api cepat China ini,” kata Andre.

“Saya minta Kementrian BUMN mengkaji ulang hal ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, Andre Rosiade dilaporkan Jarak ke Bareskrim Polri atas penggerebekan PSK di Sumatera Barat. Namun, laporannya ditolak karena barang bukti dinilai belum kuat.

“Dibilang diterima sih, bukan artinya tidak diterima ya. Intinya baru secara follow up saja gitu. Kita buat, kita masih disuruh pembuktian, alat-alat bukti seperti percakapan, pesan, video yang belum kami bawa sepenuhnya nanti, nanti kami bawa untuk kelengkapan bukti pelaporan,” kata Anggota DPP Jarak Indonesia Donny Manurung, di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

(isa/gbr)

Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -