Hubungan Sosial di Sekolah Tingkatkan Kemampuan Belajar

Hubungan Sosial di Sekolah Tingkatkan Kemampuan Belajar

Modal sosial memiliki efek lima kali lebih besar dibandingkan modal finansial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penelitian baru menunjukkan hubungan yang kuat antara guru, orang tua, dan siswa di sekolah lebih mungkin meningkatkan kapasitas belajar siswa daripada dukungan keuangan. Studi ini menemukan modal sosial memiliki efek tiga hingga lima kali lebih besar daripada modal finansial pada nilai kegiatan membaca dan matematika milik anak-anak sekolah dasar.

Modal sosial adalah jaringan hubungan antara petinggi sekolah seperti kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat yang membangun kepercayaan dan norma yang mempromosikan prestasi akademik. “Kami menemukan bahwa uang tentu penting. Tetapi penelitian ini menunjukkan modal sosial layak mendapat peran yang lebih besar dalam pemikiran kita ,” kata Profesor Roger Goddard di Ohio State University di Amerika Serikat, seperti yang dikutip dari Indian Express, Rabu (31/10).

Studi ini diterbitkan dalam Journal of Education for Students Paced at Risk. 5003 siswa dan guru di 78 sekolah dasar negeri di Michigan terlibat dalam penelitian ini. Guru menyelesaikan kuisioner yang mengukur tingkat modal sosial di sekolah mereka dan menilai seberapa banyak mereka setuju dengan pernyataa seperti, “Keterlibatan orang tua mendukung pembelajaran di sini”, “Guru di sekolah ini mempercayai siswa mereka”, dan “Keterlibatan masyarakat memfasilitasi pembelajaran di sini,”

Tim kemudian menggunakan kinerja siswa kelas empat berdasarkan tes membaca dan matematika untuk mengukur pembelajaran siswa. Hasilnya menunjukkan rata-rata sekolah menghabiskan lebih banyak uang untuk memiliki nilai tes.

Namun, pengaruh modal sosial tiga kali lebih besar daripada modal finansial pada nilai matematika dan lima kali lebih besar pada skor membaca. “Modal sosial tidak hanya lebih penting daripada pembelanjaan instruksional, tetapi juga lebih penting daripada isu kemiskinan sekolah, susunan etnis, atau pencapaian sebelumnya,” ujar Goddard.

“Lebih dari setengah modal sosial yang dimiliki sekolah tidak ada hubungannya dengan tingkat kemiskinan di komunitas yang mereka layani,” katanya lagi.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

Related Posts