Indonesia Butuh Suntikan Dana 20 Miliar USD untuk Transisi Energi

Indonesia Butuh Suntikan Dana 20 Miliar USD untuk Transisi Energi


Madrid – Indonesia membutuhkan suntikan dana untuk transisi energi dari batu bara ke energi terbarukan (renewable energy). Indonesia meminta negara maju menginvestasikan dana untuk mengembangkan teknologi dalam rangka transisi tersebut.

“Kalau energi terbarukan kita butuh untuk menghitung. Energi terbarukan kita butuh (dana) di atas 20 miliar USD. Kalau kita sudah beralih ke situ dia lebih murah dari batu bara, dia akan lebih efisien, kita punya RUEN itu sudah ada timeline-nya,” ujar Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong.

Hal itu diungkapkan Alue seusai bertemu dengan Sekjen PBB Antonio Guterres di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim (UNFCCC-COP25), di Feria de Madrid, Madrid, Spanyol, Kamis (12/12/2019) malam.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Alue, Guterres menyinggung soal potensi energi terbarukan di Indonesia. Guterres meminta Indonesia untuk segera melakukan transisi.

Indonesia sendiri siap melakukan transisi, namun membutuhkan teknologi hingga tenaga ahli untuk menuju ke arah tersebut.

Artikel ini telah tayang di detikNews

Related Posts