oleh

Jadi Jalan Tengah Gerindra-PKS, Erwin Aksa Didorong Jadi Wagub DKI





Jakarta
Posisi Wakil Gubernur DKI yang ditinggalkan Sandiaga Salahudin Uno belum terisi. Partai Gerindra dan PKS DKI pada Senin (3/12) menunda pembahasan untuk menentukan posisi Wagub DKI.

Di tengah tak kunjung ada nama Cawagub DKI pengganti Sandiaga, nama Erwin Aksa didorong menjadi orang nomor dua di Jakarta mendampingi Gubernur Anies Rasyid Baswedan. Peneliti Suropati Syndicate, Abdul Haji Talaohu, menyebut figur Erwin Aksa adalah sosok yang tepat menjadi pengganti Sandiaga Uno.

“Erwin Aksa memenuhi kriteria ideal sebagai pengisi kursi Wagub DKI yang kosong ditinggal Sandi. Terlebih jika dilihat latar belakangnya, Bang Erwin punya kemiripan dengan Sandi,” kata Abdul Haji Talaohu yang biasa disapa Ajis kepada wartawan Jumat, (6/12/2018).

Menurut dia kolaborasi pasangan Anies-Erwin akan menjadi pakem yang kurang lebih menggambarkan warna pasangan Anies-Sandi. Di samping usia Erwin yang masih muda, ia juga adalah pengusaha profesional. Kriteria ini menurut Ajis cocok dengan status Jakarta yang bukan hanya menjadi pusat pemerintahan tapi juga pusat bisnis.

“Ada hal lain yang positif dari figur Erwin Aksa, yaitu dia bisa menjadi titik tengah dan jalan keluar terbaik dari ketegangan antara partai koalisi pengusung yang seperti mengalami kebuntuan dalam menentukan pengganti Sandiaga Uno.” ujar Ajis.

Nama Erwin dinilai juga bisa menjadi penengah saat Gerindra dan PKS tak juga mencapai kata sepakat soal nama Cawagub DKI. Kekuatan Erwin Aksa juga terletak pada usia dia yang relatif muda yang diharapkan dapat lebih enerjik dan aktif di dalam mengurus Ibu Kota.

“Hal positif yang utama adalah Erwin Aksa dapat menjadi jembatan di tengah ketegangan saat ini antara partai pengusung. Stabilitas politik bisa terjaga, Bang Erwin figur yang dapat diterima semua kalangan. Baik koalisi pengusung dan pihak oposisi,” tutup Ajis.

(erd/fdn)



Artikel ini telah tayang di detikNews

Komentar

News Feed