Jelang Pilpres, Ustaz Abdul Somad Bertemu Prabowo Subianto

Jelang Pilpres, Ustaz Abdul Somad Bertemu Prabowo Subianto

Ustaz Abdul Somad menuturkan pengalamannya bertemu dengan ulama-sufi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Mubaligh kenamaan, Ustaz Abdul Somad, menerima kedatangan Prabowo Subianto baru-baru ini. Hal itu terungkap dalam video yang marak di media sosial hari ini, Kamis (11/4).

Dalam kesempatan itu, Ustaz Abdul Somad (UAS) yang berpakaian baju putih serta berkopiah hitam duduk di sebelah calon presiden nomor urut 02 itu. Tampak Prabowo Subianto membuka pembicaraan dengan pertama-tama menghaturkan terima kasih lantaran sudah diterima sebagai tamu. Hingga berita ini ditulis, belum dapat dipastikan di mana lokasi keduanya bertemu.

Republika.co.id sudah mencoba untuk menghubungi Ustaz Abdul Somad. Namun, panggilan tidak terjawab.

Ustaz Abdul Somad kemudian menuturkan, antara lain, pengalamannya bertemu dengan ulama-ulama sufistik. Mereka, lanjut alumnus Universitas al-Azhar (Mesir) itu, cenderung menjauhi popularitas. Namun, yang jelas kepada mereka-lah Ustaz Abdul Somad berguru serta mendapatkan banyak hikmah dan nasihat.

Termasuk dalam konteks Pemilihan Presiden (Pilpres). Kepada Prabowo, alumnus Darul Hadis (Maroko) itu mengungkapkan adanya Ijtima Ulama dalam menentukan pemimpin Indonesia. Dia mengaku menuruti kesepakatan tersebut.

Namun, lebih lanjut, Ustaz Abdul Somad mengaku masih hati-hati. Hingga akhirnya dia berkesempatan menemui para ulama sufistik yang tak disebutkan namanya itu.

“Saya khawatir, jangan-jangan saya tertipu oleh Pak Prabowo. Oleh karena itu, saya mencari ulama yang tidak masyhur, tidak populer. (Ada) ulama yang masyhur yang di YouTube, yang di TV, tapi ini ulama yang tak dikenal orang, tapi mata batinnya bersih. (Kepada mereka) Allah bukakan hijab kepada dia, (yakni) ulama-ulama yang tidak perlu materi,” tutur Ustaz Abdul Somad, mengutip dari video yang disiarkan TvOne, Kamis (11/4).

“Mungkin Bapak (Prabowo) tak kenal mereka. Dan saya tak pernah tanya ke mereka, ‘kira-kira saya pilih yang mana?’ Tidak. Saya biarkan mereka membaca hati saya, mengertikah dia. Ketika datang, saya dekatkan telinga, apa kata dia. (Ulama sufi mengatakan) ‘Saya mimpi lima kali ketemu dia.’ Saya tanya, ‘siapa?’ Prabowo,” jelas Ustaz Abdul Somad di hadapan ketua umum Partai Gerindra itu.

“Kalau mimpi satu kali, boleh jadi itu dari setan. Ini lima kali. Dia mimpi, dia melihat Bapak (Prabowo), itu signal dari Allah,” lanjutnya.

Ulama-sufi berikutnya yang dikunjungi, UAS meneruskan, yakni punya kecenderungan wara, berhati-hati terhadap perkara duniawi. Misalnya, ulama yang tak disebutkan namanya itu hanya mau makan dan minum dari hasil jerih tangannya sendiri. Dia juga hanya menerima kunjungan orang-orang yang nirpamrih.

Karena itu, cerita UAS, sempat dirinya merasa takut, apakah kedatangannya akan diterima. Ternyata, bukan hanya diterima, tuan rumah juga mengajaknya berbincang-bincang 30 menit lamanya.

“Di akhir pertemuan, dia bilang, ‘Prabowo,'” kenang UAS.

Karena pengalaman-pengalaman itulah, sambung Ustaz Abdul Somad, dirinya sempat merasa gamang. Setidak-tidaknya, sejak akhir Maret ini, peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2017 tersebut cenderung menghindari media, terlebih dalam konteks Pilpres.

Namun, segenap kunjungan ke para ulama-sufi itu menggugahnya.

“Jadi, saya berpikir lama. Ini kalau saya diamkan sampai Pilpres (17 April 2019), (tapi) kenapa mereka (para ulama-sufi) cerita ke saya. Tiap malam saya berpikir, berarti saya harus sampaikan. Kalau tidak, berarti, seumur hidup nanti saya (kemudian) mati dalam penyesalan, ‘Abdul Somad, kenapa kau tidak ceritakan?'” papar UAS.

“Setelah ketemu ini, selesai. Kuserahkan semua kepada Allah SWT, apa yang terjadi, semuanya kuserahkan kepada Engkau Ya Allah,” kata Ustaz Abdul Somad.

Dalam pertemuan ini, terlihat sesekali Prabowo menyeka matanya. Tampak mantan danjen Koppasus itu terharu lantaran doa dan kata-kata Ustaz Abdul Somad tentang makna keikhlasan dan kepemimpinan.

Sempat pula UAS menyampaikan pesan kepada Prabowo, bilamana calon presiden yang didampingi Sandiaga Uno itu menjadi Presiden RI 2019-2024.

“Kalau Bapak duduk jadi presiden, terkait saya pirbadi, dua saja. Pertama, jangan Bapak undang saya ke istana. Biarkan saya berdakwah, masuk ke hutan, karena memang saya dari awal saya orang kampung, saya (sering) masuk ke hutan-hutan. Kedua, jangan bapak beri saya jabatan, apa pun,” UAS menegaskan.

Sebelum pertemuan ini ditutup doa bersama, Ustaz Abdul Somad sempat memberikan hadiah kepada Prabowo. Hadiah itu berupa minyak wangi kayu gaharu. Itu menyimbolkan “supaya Bapak (Prabowo) menebarkan keharuman di negeri ini (Indonesia).” Hadiah kedua ialah tasbi. Dengan itu, UAS mengajak Prabowo agar gemar berzikir, terutama di kala sepi atau shalat malam.

Simak video berikut

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

Related Posts