Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...




Jakarta – Atlet-atlet yang meraih medali emas di Asian Games 2018 punya kebiasaan yang sama di atas podium: menggigit medali. Kenapa mereka melakukan itu?

Kebiasaan menggigit medali bukan cuma terjadi di Asian Games 2018. Kalau Anda memerhatikan di banyak pesta olahraga multi event di berbagai belahan dunia, menggigit medali sudah menjadi semacam ritual wajib.

Jonatan Christie melakukannya usai dapat emas Asian Games 2018. Pun begitu Usain Bolt dan Michael Phelps di Olimpiade. Apa sebenarnya maksud gigitan itu? Sejak kapan kebiasaan tersebut muncul?


Kenapa Atlet Menggigit Medali yang Mereka Dapat?Li Ling meraih medali emas lompat galah (Robertus Pudyanto/Getty Images)

Salah satu alasan atlet menggigit medali yang baru didapat adalah karena ‘tuntutan’ fotografer. Atlet melakukan itu demi berpose semata.

“Itu adalah obsesi fotografer. Saya pikir mereka (fotografer) melihatnya sebagai sebuah potret yang ikonik, sebagai sesuatu yang bisa Anda jual. Saya pikir inisiatif itu tidak datang dari atlet,” terang David Wallechinsky, presiden International Society of Olympic Historians pada CNN di tahun 2012.

Atlet menggigit medali juga diangap berkaitan dengan kebiasaan lama para penambang emas pada era Gold Rush di Amerika Serikat. Ketika itu untuk membedakan emas palsu dan emas asli para pedagang akan menggigitnya.

Gigi manusia lebih keras dibanding emas, tapi lebih lunak dibanding pirit (mineral yang dikenal sebagai emas palsu). Karena itulah untuk membedakan dua jenis mineral tersebut para pedagang zaman dulu akan menggigitnya.

Uniknya, medali emas yang diperoleh atlet pada beragam ajang multi event bukan emas sungguhan. Di Olimpaide Brasil, medali emas terdiri dari 99% kandungan perak.


(din/rin)


Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -