Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

TABLOIDBINTANG.COM – Saat sinar kariernya mulai meredup Roger Danuarta menggegerkan publik setelah terjerat dalam kasus narkoba. Roger Danuarta ditemukan pihak kepolisian mengalami overdosis di dalam mobil Mercedes Benz miliknya pada Senin 17 Februari 2014 di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur. Kepolisian mendapatkan laporan dari beberapa warga sekitar, yang mencurigai sebuah mobil mewah berhenti di tengah jalan yang sepi pada malam hari.

Saat mengeluarkan dari mobilnya, polisi mengalami kesulitan karena Roger Danuarta tersadar dan berusaha melawan. Meskipun sudah berangsur sadar, tetapi Roger Danuarta masih linglung dan mengoceh-ngoceh. Setelah berhasil mengeluarkan Roger Danuarta, semula polisi ingin membawanya ke rumah sakit terdekat, terkait kondisinya yang memprihatinkan. Namun di tengah perjalanan, polisi berubah pikiran dan langsung membawa Roger Danuarta ke Polsek Pulogadung untuk dimintai keterangan.

Polisi lalu mengontak keluarga Roger Danuarta dan memberi tahu jika yang bersangkutan tengah berada di kantor polisi. Kakak laki-laki dan paman Roger Danuarta kemudian datang untuk melihat kondisi Roger. Pagi harinya ibu Roger, Eeng Wiratmaja, menyusul paman dan kakak Roger Danuarta.

Roger Danuarta saat sidang kasus narkoba yang melilitnya. (Seno/tabloidbintang.com)

Roger Danuarta saat sidang kasus narkoba yang melilitnya. (Seno/tabloidbintang.com)

Sejak kapan sebenarnya Roger Danuarta mengenal narkoba? Saat ditangkap, Roger Danuarta mengaku baru tiga bulan memakai narkoba. Namun desas-desus membisikkan, Roger Danuarta bukan baru kenal narkoba. Melainkan bahkan sejak dia masih menjalin hubungan cinta dengan Shandy Aulia dan Sheila Marcia.

Bahkan Shandy Aulia diduga menceritakan perihal kebiasaan Roger Danuarta sebagai mantan kekasihnya yang pengguna narkoba, dalam buku tentang perjalanan hidupnya, Incomplete. Dalam buku sedikit disinggung, ia memiliki mantan pacar dengan wajah oriental dan profesinya artis. Kendati Shandy Aulia tidak gamblang menyebut nama Roger Danuarta; ia mengisahkan pria itu bernama Felix. Diceritakan, Shandy Aulia tahu pacarnya suka berlama-lama di toilet untuk menggunakan narkoba. Pria itu sudah lama menjadi pencandu narkoba. Bahkan Shandy Aulia menemani pria itu keluar masuk panti rehabilitasi untuk menyembuhkan dari kecanduan.

Shandy Aulia menyatakan tidak bisa menyembuhkan mantan pacarnya dari kebiasaan mengkonsumsi narkoba, karena kebiasaan itu malah makin menjadi. Alat pengisap dan jarum suntik menjadi teman keseharian mantan pacarnya. Melihat kondisi mantannya makin tidak keruan, Shandy Aulia menyerah dan memutuskan jalinan kasih. Saat dikonfirmasi kepada Shandy Aulia, ia menolak menyebut nama sebenarnya mantan kekasih yang ia ceritakan itu. “Aku tidak mau kasih tahu siapa nama orang ini, aku tidak enak,” kelit Shandy Aulia.

Roger Danuarta (Seno/tabloidbintang.com)

Roger Danuarta (Seno/tabloidbintang.com)

Dari keterangan adik kelas Roger Danuarta di sebuah SMA di Pondok Indah, Jakarta Selatan, diketahui pria yang enggan disebutkan namanya itu membenarkan Roger Danuarta pengguna narkoba.  “Roger sudah lama memakai narkoba, pokoknya dia pemain lama sejak SMA,” bisik pria itu. Lanjut pria itu membeberkan, Roger Danuarta menggunakan narkoba jenis putau dan sabu-sabu.  “Pihak sekolah tidak tahu, hanya siswa satu angkatan dan adik kelasnya yang sudah paham,” tambahnya.

Bahkan Roger Danuarta sering mengonsumsi narkoba di lingkungan sekitar sekolahnya, di tempat pedagang-pedagang kaki lima. “Dulu sampai dia pakai narkoba di tempat tukang es kelapa. Karena ketahuan, kepalanya dipukul dan dia diusir oleh tukang es kelapa itu,” kenangnya. “Tidak mungkin kalau dia pakai narkoba mengaku baru 3 bulan tapi langsung mengkonsumsi putau, karena putau sulit dicari, ” tutupnya.

Terlibat narkoba, Roger Danuarta kemudian diwajibkan menempuh rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional, Lido Sukabumi, Jawa Barat.

(bin)

Artikel ini telah tayang di Tabloid Bintang

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -