Lima Nilai Hidup yang Bisa Diajarkan pada Balita (2)

Lima Nilai Hidup yang Bisa Diajarkan pada Balita (2)

Tunjukkan cinta Anda dengan cara yang tidak terduga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — JAKARTA-Banyak orang tua berpikir mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada balita atau anak prasekolah adalah tindakan yang terlalu dini. Akan tetapi, pemikiran tersebut rupanya adalah sebuah kesalahpahaman.

Dikutip dari laman Parents, ada nilai-nilai kehidupan yang sudah bisa diajarkan pada anak-anak sebelum mereka berusia lima tahun. Berikut lima nilai kehidupan yang bisa diajarkan pada balita dan bagaimana kiat mengenalkannya.

4. Pertimbangan

Apakah latihan pemecahan masalah kecil ini benar-benar membantu anak belajar nilai pertimbangan? Seiring berjalannya waktu, seorang anak kecil dapat melihat kata-kata atau tindakan dapat membuat orang lain tersenyum atau merasa lebih baik. Anak dapat melihat ketika dia baik kepada orang lain, orang itu baik padanya. Umpan balik ini mendorong tindakan pertimbangan tulus lainnya.

5. Cinta

Orang tua cenderung berpikir anak-anak secara alami mencintai dan murah hati dengan kasih sayang mereka. Ini benar. Tapi agar sentimen yang penuh cinta bertahan, mereka perlu dibalas. Sangat mengerikan untuk menyadari bahwa selama hari yang sibuk, frasa ‘Aku mencintaimu’ mungkin adalah kalimat yang paling tidak mungkin didengar oleh seorang anak.

Biarkan anak melihat Anda menunjukkan cinta dan kasih sayang Anda kepada orang-orang dalam hidup. Cium dan peluk pasangan Anda ketika anak-anak ada. Bicaralah dengan anak-anak tentang betapa Anda sangat mencintai dan menghargai kakek nenek, bibi, paman, dan sepupu mereka. Jangan biarkan satu hari berlalu tanpa mengungkapkan kasih sayang Anda untuk anak Anda sendiri.

Tunjukkan cinta Anda dengan cara yang tak terduga. Selipkan catatan di kotak makan siangnya. Rekatkan hati ke cermin kamar mandi sehingga dia akan melihatnya ketika dia menyikat giginya. Beri dia pelukan, tanpa alasan. Jangan biarkan pengantaran pagi yang panik atau rutinitas sore yang hingar-bingar menekan gerakan cinta dari hari Anda.

Semakin Anda mengatakan ‘Aku mencintaimu’ kepada anak, semakin banyak ia akan mengatakan ‘Aku mencintaimu’ kembali. Semakin banyak pelukan dan ciuman yang Anda berikan, semakin banyak rumah Anda akan dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang. Ketika anak-anak merasa bebas untuk mengekspresikan cinta mereka kepada kita, kita menanamkan dalam diri mereka mungkin nilai terbesar dari semuanya.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id