Menjajal Hijab Vending Machine Suqma

Hijab vending machine dari SUQMA. Vending machine ini merupakan bentuk inovasi belanja dengan memanfaatkan teknologi 4.0.

Suqma memperkenalkan hijab vending machine, mesin otomat untuk belanja hijab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Selama enam tahun terakhir, pengguna hijab di Indonesia meningkat pesat. Menurut Global Business Guide Indonesia, jumlah penjualan busana Muslim pada tahun 2016 mencapai 35 juta pieces. Meningkatnya tren pengguna hijab juga telah mendorong Suqma, jenama busana Muslim, meluncurkan hijab vending machine untuk mempermudah akses membeli hijab.

CEO Suqma Riel Tamasya menjelaskan, mesin otomat hijab ini merupakan bentuk inovasi belanja dengan memanfaatkan teknologi 4.0. Nantinya, hijab vending machine ini bakal ada di berbagai tempat strategis seperti, stasiun MRT, mal, dan tempat-tempat umum lainnya.

Mesin otomat hijab pertama rencananya bakal diluncurkan di Mal Kota Kasablanca pertengahan bulan Desember ini. Menurut Riel, Suqma menyediakan mesin otomat tersebut agar pembeli yang suka jalan-jalan dapat berbelanja secara praktis.

“Apalagi seringkali perempuan itu kan tiba-tiba merasa hijabnya nggak cocok saat bepergian atau memang ada acara lain biar terlihat beda perlu hijab baru, nah ini tujuan kami menghadirkan vending machine ini,” kata Riel saat ditemui pada event Jakarta Halal Things, akhir pekan lalu.

Riel menjelaskan, proses pembelian hijab melalui vending machine juga sangat mudah. Pertama, pembeli bisa melihat koleksi hijab yang tersedia di mesin otomat melalui layar monitor. Berikutnya, klik gambar hijab yang diminati kemudian akan muncul keterangan produk mulai dari bahan, corak, dan harga. Jika sesuai dengan kebutuhan, pembeli tinggal memilih dan melakukan pembayaran.

“Pembayarannya cashless, kami juga sudah bekerja sama dengan beberapa dompet digital yang ada di Indonesia. Jadi tujuannya memang benar-benar mempermudah pembeli,” ungkap Riel.

Adakah kelemahan berbelanja hijab lewat mesin otomat? Vending machine ini tidak menyediakan tempat untuk mencoba atau mengganti hijab.

Jadi jika sudah membeli hijab di mesin otomat dan ingin memakainya langsung, tentunya pembeli harus mencari tempat tertutup terdekat untuk mencoba atau mengganti hijabnya.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

Related Posts