NASA Bikin Simulasi Bagaimana Astronaut Bisa Hidup di Bulan

NASA Bikin Simulasi Bagaimana Astronaut Bisa Hidup di Bulan

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta – Bulan jadi salah satu target penelitian antariksa dilihat dari sejumlah negara yang menguji coba pesawat luar angkasanya ke sana.

Negara seperti Amerika Serikat, China, Rusia, India, Korea Selatan, Jepang, dan Korea Utara berkompetisi untuk menerbangkan manusia ke satelit Bumi itu.

Bahkan, Badan Antariksa AS (NASA) akan mengakselerasi pengiriman astronaut ke Bulan pada 2024, maju empat tahun dari rencana awal, menurut laporan laman Parabolicarc yang dikutip Senin (16/9/2019).

Sekarang, tim NASA tengah meninjau cara astronaut untuk hidup dan bekerja di Bulan. Proses peninjauan itu digelar di Netral Buoyancy Laboratorium NASA, Johnson Space Center di Houston, Texas, AS.

Tim peneliti pun membuat simulasi habitat yang serupa dengan Bulan. Lalu, Astronaut NASA, Drew Feustel dan Don Pettit, akan memulai simulasi berjalan di tempat uji coba dengan 1/6 gravitasi Bumi.

Sekadar informasi, pengiriman manusia ke Bulan belum pernah terjadi sejak 1969, ketika Apollo 11 yang mengangkut Neil Armstrong, Edwin Aldrin Jr., dan Michael Collin meluncur ke satelit Bumi.

Setelah 76 jam, pesawat luar angkasa itu memasuki orbit Bulan pada 19 Juli. Untuk mencapai Bulan, Armstrong dan Aldrin mengendarai Eagle, kendaraan ruang angkasa.

Pada pukul 16.18, Eagle sampai di area Bulan yang kemudian dinamai Sea of Tranquility. Setelah itu, Armstrong melaporkan pendaratan itu dengan kalimat, “Elang sudah mendarat”.

Tak sampai di situ, Armstrong pun keluar dari Eagle dengan perlahan, memegang kamera yang mengabadikan peristiwa bersejarah itu. Ia berhasil menjadi manusia pertama yang menginjakkan kakinya di permukaan Bulan.

Artikel ini telah tayang di Viva.co.id

Related Posts