Nirina Zubir Bagian Tips Aman Bagi Perempuan Goweser

Nirina Zubir Bagian Tips Aman Bagi Perempuan Goweser

Nirina Zubir mengajak perempuan untuk bersepeda dengan aman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aktris Nirina Zubir gemar bersepeda. Dia bahkan juga tergabung dalam Women Cycling Community (WCC) Nusantara.

Dari pengalamannya ngegowes, Nirina menyimpulkan, keselamatan berkendara tak bisa ditawar. Untuk itu, ia mengimbau agar pesepeda perempuan menjaga dirinya masing-masing dan juga pengendara lain saat mereka mengayuh sepeda di jalan raya.

Nirina selalu memakai helm ketika bersepeda. Dia tak takut rambutnya menjadi lepek karena berhelm.

Menurut Nirina, kesadaran memakai helm untuk pesepeda harus dibangun. Kepala harus dilindungi dengan helm yang terstandar.

“Beli helm yang aman. Investasi ada di kepala kita. Kalau jatuh, tidak ada gantinya,” ujarnya di sela acara Kampanye #SahabatDijalan – Millennial Road Safety yang digelar Polda Metro Jaya bersama WCC Nusantara, di Jakarta, Ahad.

Soal rambut lepek karena berkeringat, Nirina tak ambil pusing. Dia menyarankan perempuan pesepeda untuk memakai dry shampoo.

Kan dry shampoo bisa mengembangkan rambut dan kulit kepala jadi tidak berminyak,” ungkapnya.

Di samping itu, demi keamanan, Nirina juga mengimbau perempuan goweser meminimalisir barang bawaan. Dengan begitu, keberadaan mereka di jalan tak memancing niat jahat orang.

“Jangan bawa dompet, siapkan lampu depan dan belakang, dan pakai sarung tangan,” kata Nirina.

Hal penting lainnya, menurut Nirina, ialah berkendara beriringan. Ia tak merekomendasikan ngegowes sendirian.

“Jangan pernah riding sendiri karena akan membahayakan diri pesepeda perempuan itu sendiri,” ucapnya.

Nirina pun tidak pernah berkendara sendiri karena tidak diizinkan sang suami, Ernest Fardiyan Syarif. Dia selalu bersama temannya saat bersepeda.

Setidaknya, Nirina bersepeda bareng empat orang. Kebiasaan itu juga ia terapkan ketika pergi ke kantor untuk siaran radio.

“Kenyataan pahit yang kami hadapi selama ini membuat kami tak merekomendasikan perempuan riding sendiri. Pengen sih kadang-kadang sepedaan sendiri. Cuma berapa kilometer kan, tapi itu berbahaya,” ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id