Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Bima merasa tahu diri jika PAN tidak masuk dalam gerbong koalisi pemenangan Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto menegaskan keputusan partai untuk memilih menjadi oposisi atau masuk ke koalisi pemerintah bakal ditentukan dalam rapat kerja nasional.

“Kelihatannya nanti ketika rakernas. ketika rakernas, nanti akan ada penegasan sikap partai,” kata Bima Arya usai diskusi “Evaluasi Publik dan Isu-Isu Nasional dalam 100 Hari Jokowi-Amin” di Jakarta, Ahad (16/2).

Setelah kepengurusan baru DPP PAN dibentuk, kata dia, akan diputuskan arah partai, termasuk sikap untuk menjadi oposisi atau bergabung dengan koalisi di pemerintahan. Ditanya maksud pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang mengatakan bahwa PAN berada di tengah tetapi sedikit ke kanan, Bima berpendapat, partai memang harus bersikap tegas.

“Menurut saya harus lebih tegas memang, ya. Posisinya, di dalam atau di luar. Kalau saya melihatnya jangan ada lagi posisi yang nanggung atau grey area,” tegas mantan wakil ketua Umum PAN itu.

Pilihannya hanya ada dua, kata Wali Kota Bogor tersebut, yakni menjadi oposisi atau bergabung ke koalisi untuk betul-betul menjalankan program pemerintah. Akan tetapi, Bima merasa tahu diri jika PAN tidak masuk dalam gerbong koalisi pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin sehingga harus bisa menempatkan diri secara baik.

“Ketika undangan belum datang, kami tidak akan menawarkan. Akan tetapi, ketika undangan itu datang dan ada ruang politik, pasti akan kami diskusikan secara internal dengan terbuka,” katanya.

Ditanya waktu pelaksanaan rakernas, Bima mengaku belum ditentukan. Sebab, Zulkifli Hasan diberikan kesempatan sekitar 30 hari untuk menyusun kepengurusan melalui pelaksanaan rakernas.

“Saya kira bisa lebih cepat, ya, 1-2 minggu saya kira sudah ada susunan DPP-nya, sekarang sedang disusun oleh para tokoh. Bang Hatta, Bang Asman sedang menyusun itu. Bang Zul adalah ketua tim formatur,” katanya.

PAN telah melaksanakan Kongres V di Kendari, Sulawesi Tenggara, 10—12 Februari 2020, dan telah menetapkan Zulkifli Hasan sebagai ketua umum periode 2020—2025.

sumber : Antara

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -