PDIP Sanksi Kader tak Disiplin Saat Rakernas

Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjawab pertanyaan wartawan di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Ada 26 kader PDIP yang terkena sanksi disiplin pada Rakernas I di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PDIP memberikan sanksi terhadap 26 kadernya pada hari kedua Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP, Sabtu (11/1). Sanksi tersebut diberikan lantaran kader-kader tersebut tidak menjalankan disiplin partai.

“Ada yang merokok di luar pada saat acara, ada yang kemudian terlalu asyik di tempat lain, langsung kita berikan sanksi di mana id card-nya dikasih lubang,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Krisiyanto, Sabtu malam.

Hasto mengatakan, penegakan disiplin tersebut menyusul pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di pembukaan rakernas kemarin yang menyinggung soal disiplin. Ia mengatakan, seorang kader harus siap tidak hanya ketika menjadi pemimpin, tetapi juga harus siap untuk menjadi pengikut.

“Ibu Megawati juga terus memantau bahkan sesuai dengan pidato politik ibu ketua umum pada saat pembukaan rakernas, disiplin langsung diterapkan. Mereka yg tidak menjalankan instruksi ketum instruksi partai langsung diberikan sanksi,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan, dirinya tidak akan melindungi kader yang tidak menaati instruksi partai. Instruksi yang dimaksud Megawati adalah agar kader PDIP di seluruh tanah air memiliki emangat untuk mewujudkan cita-cita rakyat.

“Pidato politik ini adalah instruksi langsung dari ketua umum bagi seluruh kader PDIP. Saya tidak akan melindungi kader yang tidak taat terhadap instruksi partai,” kata Megawati saat menyampaikan pidato politik dalam (Rakernas) I PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (10/1).

Dia memerintahkan kader partai agar jangan sekali-sekali memunggungi rakyat. “Jangan berhitung untung rugi bagi kerja politik, jangan mencari keuntungan pribadi atau kelompok dari tugas ideologis ini,” kata Megawati lagi.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id/

Related Posts