Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...


Jakarta – Partai Demokrat (PD) membalas sindiri Politikus PDIP Hendrawan Supratikno yang menyinggung soal Ketum, Waketum hingga ketua fraksi berasal dari satu keluarga. Ketua DPP PD, Jansen Sitindaon, menilai ucapan Hendrawan itu terpercik ke muka sendiri.

“Kok mas Hendrawan jadi salah konteks dan mempersoalkan soal struktur pengurus kepartaian? Apa tidak jadi terpercik ke muka sendiri itu,” kata Jansen kepada wartawan, Jumat (13/12/2019).

Ucapan Hendrawan itu menanggapi sentilan Jansen soal Gibran Rakabuming Raka terkait pendaftaran dirinya sebagai cawalkot Surakarta lewat PDIP semasa ayahnya, Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat presiden. Hendrawan lalu membandingkan dengan kepengurusan partai yang diisi satu keluarga.

Kembali ke Jansen, dia mengatakan inti sentilannya adalah sikap Jokowi terhadap anaknya yang ingin maju Pilkada. Dia pun menyindir balik Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang di dalam pengurus PDIP juga diisi oleh anggota keluarga.

“Yang kita persoalkan itu terkait sikap seorang Presiden yang masih menjabat terhadap anggota keluarganya yang maju Pilkada. Jadi tidak ada hubungannya dengan soal susunan pengurus kepartaian,” ujar Jansen.

“Kalau itu di PDIP juga kan sama bahkan jabatannya lebih beragam. Bu Mega Ketua Umum, Mbak Puan Ketua Ketua Bidang Politik Keamanan, Mas Prananda Prabowo putra Bu Mega Ketua Bidang UMKM. Bahkan khusus untuk Mbak Puan bukan hanya sekedar pernah jadi Ketua Fraksi saja seperti mas Ibas tapi sekarang malah jadi Ketua DPR dan sebelumnya Menteri, Menko lagi,” sambungnya.

Jansen menegaskan, yang menjadi kritiknya adalah sikap Jokowi terhadap anggota keluarganya yang ingin maju di Pilkada. Dia mengatakan tak membahas soal struktur kepengurusan partai.

“Jadi sekali lagi kami tegaskan, yang kita bahas ini bukan soal struktur pengurus kepartaian ya. Tapi ini soal sikap dan nilai-nilai seorang Presiden ketika berhadapan dengan situasi ada anggota keluarganya yang mau maju pilkada,” tutur Jansen.

Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -