Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

seorang pemimpin harus punya basis spiritualitas yang kuat dan kemampuan intelektual.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Proses pelantikan kepala negara terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin diyakini berlangsung aman dan damai. Direktur Eksekutif Al Wasath Institute Faozan Amar mengajak seluruh pihak mendoakan kelancaran pelantikan yang digelar pada Ahad (20/10) nanti itu. “Insya Allah berjalan aman, mari kita doakan,” kata Faozan dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (19/10).

Faozan berpendapat, seorang pemimpin harus memiliki basis spiritualitas yang kuat serta kemampuan intelektualitas yang baik. Dia mengatakan, dengan begitu setiap permasalahan yang ada akan dihadapi dengan mudah dan cermat.

Di saat yang bersamaan dia juga mengomentari posisi mahasiswa yang merupakan calon pemimpin masa depan. Mereka, dia memgatakan, perlu terus melatih diri agar kuat dalam spiritualitas dan cakap dalam intetelektualitas.  “Dengan demikian, bangsa ini tidak akan kehabisan stok terbaik calon pemimpin masa depan. Terus gali potensi diri dan diperkuat basis spiritualnya,” katanya.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, kunci sukses seorang pemimpin terletak pada basis spiritualitas. Menurutnya, pemimpin juga mesti memperluas wawasan dengan terus belajar agar tercipta keseimbangan spiritual dan intelektual.

Senada, Mu’ti menuturkan, mahasiswa juga mesti memiliki eksistensi dan mampu jadi pemimpin. Dia meminta mereka tidak sekadar ikut-ikutan sesuatu tanpa tahu maknanya sehingga mengetahui apa yang ia kerjakan dan harus menjadi penentu arah bangsa ini.

Dia mengimbau mahasiswa harus mempunyai eksistensi bukan hanya sekadar menjadi aktivis tapi menjadi pemimpin. Dia mengatakan, keikutsertaan mereka dalam demonsteasi harus menjadi penentu dan bukan sekadar ikut-ikutan. “Jangan garang di lapangan tapi giliran kena gas air mata dan ditahan polisi nangis-nangis minta dibebaskan,” katanya.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -