Pelatih Persija Bantah Simic Terusik Kasus Pelecehan Seksual

0
22 views
Persija Jakarta kalah 1-3 di markas Newcastle Jets.
Jakarta, CNN Indonesia — Pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev membantah performa Marko Simic menurun karena terusik dugaan kasus pelecehan seksual sehari sebelum pertandingan melawan Newcastle Jets.

Simic tampil di bawah performa saat Persija melawan Newcastle pada laga kedua kualifikasi Liga Champions Asia di Stadion McDonald Jones, Australia, Selasa (12/2). Macan Kemayoran takluk 1-3 setelah sempat bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Striker asal Kroasia tersebut gagal menunjukkan kebuasan di depan gawang saat menghadapi The Jets. Simic lebih banyak membuang peluang dengan tembakan kurang bertenaga sehingga mudah diantisipasi kiper lawan.

Selepas pertandingan, Kolev tak mau menjawab pertannyaan jurnalis asal Australia terkait kasus pelecehan seksual yang menimpa Simic. Penyerang asal Kroasia tersebut diduga melakukan pelecehan seksual dalam penerbangan menuju Sydney.

“Saya hanya bisa membicarakan tentang permainan Simic, tidak soal masalahnya di luar lapangan. Dengan situasi ini dia sudah bekerja dengan keras di lapangan untuk membantu tim dan bermain sangat bagus,” kata Kolev seusai pertandingan.

Persija Jakarta kalah 1-3 di markas Newcastle Jets. (Dok. Persija)

“Saya tidak tahu perasaan Marco saat ini, sebaiknya Anda bertanya langsung padanya. Lebih baik membicarakan permainan dia daripada membahas persoalan lainnya (pelecehan seksual),” sambungnya.

Terlepas dari penampilan Simic, Kolev mengakui Newcastle merupakan lawan yang sulit dikalahkan. Terlebih Persija belum rutin bertanding lantaran kompetisi resmi belum digulirkan.

“Ini pertandingan yang sangat sulit bagi kami. tapi, sebagian besar pemain tampil bagus. Kedua, kami bermain dengan tim bagus yang kompetisinya sedang berjalan sementara Indonesia tidak berjalan dan ini jadi masalah serius bagi kami.”

Selain itu, stamina skuat Macan Kemayoran juga dianggap tak maksimal untuk bermain selama 120 menit. Apalagi sebelumnya anak-anak Ibu Kota harus melawat ke markas Home United di Singapura.

“Ya, kami punya masalah dengan stamina pemain yang tidak berada di puncak karena kompetisi kami belum berjalan. Sangat sulit mencapai stamina terbaik hanya dengan latihan.”

“Selain itu Anda tahu kami sebelumnya bermain di Singapura melawan Home United dengan pertandingan yang berat. Setelah itu kami terbang ke sini dan menghadapi lawan yang sulit,” ujarnya.

Kekalahan ini membuat Persija harus rela turun kasta ke Piala AFC 2019. Marko Simic dan kawan-kawan tergabung dengan Grup B bersama Ceres Negros (Filipina), Becamex Binh Duong (Vietnam), dan Shan United (Myanmar). (jun/bac)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here