Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...




Pekalongan
Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mewacanakan makam para wali dan sesepuh daerah akan dijadikan situs cagar budaya. Hal itu dilakukan guna melestarikan peninggalan budaya dan memperkuat unsur budaya serta religius masyarakat.

“Pemimpin di Pekalongan sejak zaman dahulu memegang teguh dan melestarikan budaya. Bupati Pekalongan dari zaman Belanda merupakan orang yang pintar dalam manajemen pemerintahan, selain itu menjunjung tinggi tradisi keagamaan dan budayanya,” kata Bupati Batang Asip Kholbihi di Pekalongan, seperti dilansir Antara, Kamis (21/3/2019).

Asip mengatakan, wacana tersebut juga untuk memberikan pengetahuan sejarah atau perkembangan daerah dari masa ke masa kepada generasi muda. Menurut dia, saat ini menjadi tugas dirinya untuk meneruskan perjuangannya bupati yang lebih dahulu memimpin Kabupaten Pekalongan.


“Saya mendapat amanat dan diberi tugas untuk memimpin dan mensejahterakan masyarakat di daerah sehingga hal ini harus dilakukan sebaik baiknya. Budaya dan tradisi para leluhur akan terus kami lestari termasuk acara haul dan tahlil,” katanya.
Asip mengatakan, nantinya, Pemkab Pekalongan akan membangun kembali makam para wali dan sesepuh yang nantinya akan dijadikan situs cagar budaya.

“Perlu diketahui bahwa Kabupaten Pekalongan merupakan daerah subur seperti Kecamatan Kasesi, Bojong, dan Sragi yang dulunya menjadi lumbung padi untuk pasukan Mataram. Hal tersebut juga berkat perjuangan para sesepuh dan perjuangan mereka akan kami teruskan,” katanya.

Dia pun berpesan agar masyarakat menjunjung tinggi kerukunan agar tidak mudah terpecah belah. Apalagi menjelang pelaksanaan Pemilu.

“Kerukunan merupakan syarat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan dan pelaksanaan pelayanan pemerintah ke masyarakat bisa berjalan dengan baik. Oleh karena, semua pihak harus menjaga kerukunan di daerah ini,” pungkas Asip.

(mae/aik)




Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -