Pemuda Golkar DIY Tuntut Ketua DPD Mundur

Pasca Pemilu 2019, DPD Partai Golkar DIY mulai bergejolak. Persaudaraan Pemuda Golkar DIY dari berbagai sayap organisasi partai beringin ini meminta Haryadi Suyuti mundur dari posisi Ketua DPD Partai Golkar DIY.

“Perolehan kursi legislatif sangat jauh dari target yang dicanangkan Haryadi ketika pelantikan. Saat itu, Haryadi berucap akan menambah kursi legislatif menjadi 10 tetapi kenyataannya Partai Golkar kemarin memiliki 8 kursi saat ini malah merosot hanya mendapat 5 kursi,” kata Ketua Persaudaraan Pemuda Golkar DIY, Hasan Syaifullah.

Pengurus AMPG , Ihwan Setiawan menilai kegagalan target pada pemilu April 2019 karena program kampanye tidak jelas yakni tidak ada arahan langsung dari ketua DPD Partai Golkar DIY sebagai mana layaknya sebuah organisasi.

“Kami malah memberikan apresiasi kepada pengurus dan kader daerah yang bergerak sendiri hingga Partai Golkar tidak kehilangan muka dalam kancah politik di Yogyakarta. Karena itu, kami menuntut Pak Haryadi untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya dengan mengundurkan diri dari posisi ketua DPD Partai Golkar DIY,” terang Ihwan .

Ihwan menambahkan, pernyataan sikap ini disampaikan 10 OKP sayap Golkar yang merupakan organisasi muda se-DIY. Jika ditotal 10 OKP ini memiliki anggota mencapai 1.500 orang.

“Kami memberi waktu hingga pertengahan Oktober untuk merealisasikan tuntutan ini,” jelas Ihwan.

Sementara itu, pengurus DPD Partai Golkar DIY, Karel mengatakan, aspirasi Pemuda Golkar DIY harus tepat dan jelas.

“Jadi tuntutan itu tidak hanya untuk ketua saja seharusnya juga untuk seluruh pengurus yang ada termasuk wakil wakilnya,” kata Karel di kantor DPD Partai Golkar DIY.

Ketua DPD Partai Golkar DIY, Haryadi Suyuti mengatakan tuntutan yang disampaikan oleh Pemuda Golkar DIY merupakan sesuatu yang biasa terjadi dalam sebuah organisasi. Namun ia mengingatkan indikator yang dipakai sebuah keberhasilan sebuah organisasi harus dipahami secara untuh oleh para kader.

“Ya monggo saja disampaikan saja aspirasinya. Itu hak para kader,” terang Haryadi Suyuti menanggapi permintaan mundur tersebut.

Artikel ini telah tayang di Viva.co.id

Related Posts