Pentingnya Me Time untuk Ibu

Pentingnya Me Time untuk Ibu

Memprioritaskan diri sendiri justru bermanfaat besar bagi kebahagiaan keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Di masa-masa awal memiliki bayi, sebagian orang tua akan menemui sejumlah kesulitan. Mereka harus beradaptasi dengan beberapa kebiasaan yang mungkin sebelumnya tidak pernah dilakukan, sebut saja begadang atau harus terjaga setiap jam di malam hari untuk menyusui.

Tidak jarang hal itu bisa membuat para ibu kelelahan. Kebiasaan ibu mendahulukan kepentingan anak dibandingkan dirinya sendiri seringkali berujung pada stres hingga depresi. Untuk itu, perlu bagi ibu memiliki waktu sendiri atau me time agar terhindar dari stres.

Disiarkan Good Housekeeping, kecenderungan ibu mendahulukan kepentingan keluarga dibandingkan diri sendiri sangat lazim terjadi. Menurut survei bersama yang dilakukan oleh Healthy Women and Working Mother, 78 persen ibu melaporkan mereka mengabaikan kesehatan mereka sendiri karena mereka terlalu sibuk menjaga orang yang mereka cintai.

Ketika ditanya jumlah waktu yang dihabiskan untuk merawat kesehatan anggota keluarga, para ibu menempatkan anak-anak pada urutan pertama. Sedangkan untuk kesehatan sendiri, para ibu menempatkannya pada posisi keempat setelah hewan peliharaan, kerabat yang lebih tua, dan pasangan.

Namun nyatanya, setelah menghabiskan waktu untuk mengurus yang lain, ibu hanya memiliki waktu sekitar 32 menit saja untuk diri sendiri. Sebuah penelitian di Inggris bahkan menemukan para ibu hanya memiliki waktu 17 menit untuk dirinya sendiri. Ketika ditanyai apa yang bisa dilakukan dengan sisa waktu itu, para ibu mengaku tidak bisa melakukan apa pun bahkan untuk merawat diri.

Padahal, menempatkan diri sendiri di prioritas paling utama akan memberikan manfaat yang besar tidak hanya untuk ibu tetapi juga kebahagiaan seluruh anggota keluarga. “Perawatan diri adalah kebutuhan, bukan kesenangan,” ujar Emma Bennet LCSW yang mengkhususkan bekerja dengan ibu baru.

Menurut Emma, Ibu juga perlu merawat diri sendiri seperti mengasuh anak-anak. Jika ibu mengabaikan diri sendiri, perasaan terisolasi, dan kebencian akan sangat rentan timbul. Memasukkan perawatan diri ke dalam agenda harian merupakan kunci untuk memprioritaskan diri. Perawatan diri itu bisa dimulai dari hal yang sederhana seperti melebihkan waktu tidur atau sesekali berolahraga.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

Related Posts