Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Manchester –

Pep Guardiola sempat yakin banget jika Manchester City bisa lolos dari sanksi UEFA. Nyatanya, The Citizens dijatuhi hukuman oleh federasi sepakbola Eropa itu.

UEFA resmi memberikan sanksi kepada City berupa larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim, plus denda sebesar 30 juta euro. Hukuman itu diberikan lantaran klub asal Manchester itu melangar aturan Financial Fair Play.

Klub yang dimiliki oleh Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan itu terbukti memanipulasi dana sponsor selama rentang tahun 2012 hingga 2016. Hal tersebut diduga dilakukan City agar neraca keuangan klub menjadi seimbang.

Kasus dugaan manipulasi laporan keuangan City pertama kali diungkapkan Der Spiegel pada November 2018. Media Jerman itu mendapatkan sekitar 70 juta dokumen dari berbagai klub yang diretas pendiri Football Leaks, Rui Pinto.

Pihak UEFA dan Premier League menindaklanjuti artikel Der Spiegel tersebut melalui penyelidikan pada bulan Maret 2019. Investigasi dilakukan selama hampir satu tahun hingga UEFA menjatuhkan sanksi kepada City pada Februari 2020.

City sebenarnya sempat keberatan dengan artikel yang ditulis Der Spiegel. Pihak The Sky Blues merasa hak privasinya dilanggar lantaran surel resmi miliknya diretas dan dibocorkan ke publik, serta meminta Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menghentikan penyelidikan terhadap mereka.

Manajer City, Guardiola, juga meyakini bila klubnya tak akan dijatuhi hukuman oleh UEFA. Ia masih percaya dengan apa yang dijelaskan jajaran manajemen The Citizens terkait masalah tersebut.

[Gambas:Twitter]

“Kami tidak akan dihukum. Itu yang saya pikirkan karena saya percaya kepada ketua saya, CEO saya, apa yang sudah mereka jelaskan kepada saya,” kata Guardiola dalam sebuah video yang beredar akhir tahun 2018, seperti dilansir Daily Mail.

“Saya percaya mereka. Jika saja (hukuman) itu terjadi, karena UEFA memutuskan hal tersebut, kami akan menerimanya dan terus maju,” Guardiola menuturkan.

Apa yang diyakini Guardiola nyatanya berbanding terbalik dengan realita. Satu tahun lebih setelah ia berbicara tentang itu, City terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman UEFA.

Simak Video “Guardiola Menyerah Kejar Liverpool”
[Gambas:Video 20detik]
(bay/krs)

Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -