Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy tolak pengunduran diri Perdana Menteri Honcharuk

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy baru-baru ini menolak permintaan perdana menterinya untuk mengundurkan diri. Sebaliknya, ia memintanya untuk tetap bekerja pada Jumat (18/1) kemarin.

Awal permasalahan tersebut terjadi setelah PM Ukraina, Oleksiy Honcharuk, tertangkap dalam rekaman mengkritik tajam Zelensky. Menurutnya, presiden dan juga mantan bintang sitkom yang tanpa memiliki pengalaman politik sebelumnya itu juga tak tahu apapun soal ekonomi.

Meskipun dalam sebuah video yang dirilis oleh kantor presiden, Zelensky menyebut situasi itu tak menyenangkan namun pihaknya memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada Perdana Menteri dan kabinetnya untuk tetap bekerja. “Zelenskiy tidak ingin memecat Honcharuk,” kata Volodymyr Fesenko, kepala lembaga think tank Penta seperti dilansir AP, Sabtu (18/1).

Hal serupa juga dikatakan oleh analis di think tank Razumkov Center, Volodymyr Sidenko. Menurut dia, Presiden Ukraina khawatir pemecatan malah akan memicu krisis politik di negaranya. Terlebih ia juga tidak ingin mempersulit hubungannya dengan investor asing maupun IMF.

“Pengunduran diri Honcharuk dapat menghancurkan gagasan persatuan pemerintah dan meragukan kemampuan Zelenskiy untuk mengendalikan situasi,” kata Sidenko.
 
Menanggapi hal tersebut, Honcharuk mengatakan bahwa rekaman itu adalah kompilasi ‘fragmen-fragmen pertemuan pemerintah yang direkam’. Bahkan ia menyalahkan ‘kelompok-kelompok berpengaruh’ yang tidak dikenal karena membuatnya tampak seolah-olah dia tidak menghormati presiden. “Itu tidak benar,” Ujar PM Ukraina itu bersikukuh.

Sebelumnya pada Kamis (16/1), anggota parlemen dari Partai Oposisi Platform-For Life menuntut pengunduran diri Honcharuk. Honcharuk dan kabinetnya disebut telah mendiskreditkan presiden Ukraina dan memperburuk krisis ekonomi di negara itu. 

Namun demikian, Zelenskiy menyerukan penyelidikan terhadap sumber rekaman dengan mengatakan bahwa ia akan menuntut hal itu dalam dua pekan. Bahkan disebut akan dilakukan secepat mungkin. “Secepat mungkin kami akan memperoleh informasi tentang siapa yang merekam rekaman itu,” katanya.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id/

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -