Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Memilih tempat pernikahan yang sempurna adalah bagian yang paling menantang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah studi baru mengungkapkan sebuah pernikahan modern membutuhkan perencanaan selama 528 jam atau 22 hari penuh. Penelitian terhadap perilaku dan kebiasaan 2.000 orang Amerika yang menikah pada tahun lalu menemukan rata-rata orang Amerika yang terlibat akan berada dalam mode perencanaan pernikahan selama 11 bulan atau 44 minggu dan memenangkan perencanaan yang mengejutkan selama 528 jam.

Seperti dilansir di Independent, Kamis (22/5), studi ini juga menemukan seperempat responden mengatakan memilih tempat pernikahan yang sempurna adalah bagian yang paling menantang dari penyelenggaraan pernikahan. Mayoritas pasangan mengaku senang (68 persen) selama proses perencanaan pernikahan.

Rata-rata pasangan yang disurvei mengatakan mereka memiliki empat perselisihan sebelum hari besar mereka. Alasan paling umum, termasuk menemukan tempat pernikahan (25 persen), katering (18 persen), dan menyetujui daftar tamu (19 persen). Hampir seperempat (23 persen) dari peserta mengatakan tidak memiliki perselisihan tunggal sebelum pernikahan mereka.

Mayoritas dari mereka yang disurvei (94 persen) dalam penelitian yang dilakukan pasar online Minted, mengatakan memiliki pasangan mereka membantu mereka merencanakan pernikahan dan membuat prosesnya lebih menyenangkan. Hampir setengah (46 persen) mengatakan mereka tidak akan mengubah apa pun tentang hari mereka.

Hampir seperlima (18 persen) mengaku merasa tertekan tentang meredakan mertua selama proses perencanaan. Sebanyak 17 persen wanita mengatakan mereka khawatir menemukan gaun pengantin yang sempurna.

Studi baru-baru ini lainnya melihat ke dalam tekanan merencanakan pernikahan menemukan pengantin mencoba rata-rata empat gaun pernikahan yang berbeda menjelang pernikahan mereka. Calon pengantin perempuan cenderung fokus pada masalah yang mempengaruhi pakaian, pengaturan tempat duduk, dan dekorasi. Calon pengantin pria menangani tempat, katering, dan pemesanan bulan madu.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -