Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

TABLOIDBINTANG.COM – Novelis NH Dini meninggal dunia di usia 82 tahun setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. NH Dini meninggal di Rumah Sakit Elizabeth Semarang pada Selasa, 4 Desember 2018.

NH Dini yang dikenal sebagai novelis beberapa tahun terakhir menuangkan karya melalui lukisan. Karya-karyanya pernah ditampilkan dalam pameran bertajuk “Rekreasi Visual Nh. Dini” yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada 11 – 18 Mei 2013. NH Dini mengangkat lukisan yang menyuguhkan keteduhan dan kedamaian yang rekreatif, dan seluruhnya bercorak Chinese painting.

NH Dini yang bernama lengkap Nurhayati Sri Hardini, ini mengatakan, baginya melukis kegiatan sambilan yang dijadikannya sebagai aktivitas rekreatif. “Kalau jenuh dan ingin rileks, saya melukis,” kata NH Dini saat pembukaan pamerannya. Orang pun tak perlu mengerutkan dahi untuk menikmati karya lukisnya.

Tema utama dari lukisan-lukisan NH DIni, nuansa bunga, tanaman, binatang, dan lanskap alam. NH Dini juga banyak membiarkan ruang kosong dalam lukisannya. Salah satu lukisan yang diberi nama “Cemara di Tepi Sungai” menunjukkan goresan dan sapuan cat air membentuk sebatang pohon cemara di tepian sungai.

Mengenai corak Chinese painting yang dipilihnya, perempuan yang sudah sepuluh tahun lebih memilih tinggal di Panti Wredha Langen Werdasih Ungaran ini membeberkan alasannya.”Lebih mudah dan murah,” katanya.

NH Dini sebetulnya sudah akrab dengan kegiatan melukis sejak lama. Dia menghias sampul novelnya Dari Parangakik ke Kampuchea (2003) dengan lukisan karyanya berjudul Candi Bayon. Baginya, melukis juga dilakukan untuk mengusir kepikunan, sebagaimana dia mengisi teka teki silang dalam bahasa Prancis.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO

Editor Suyanto Soemohardjo

loading…

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Artikel ini telah tayang di tabloidbintang.com

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -