Selain dengan Prabowo, Ratna Temui Djoko Santoso Ngaku Dianiaya




Jakarta
Ratna Sarumpaet tak hanya mengaku kepada capres Prabowo Subianto soal hoax penganiayaan. Menurut Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, Ratna juga mengaku dianiaya saat bertemu dengan Djoko Santoso selaku Ketua BPN.

“Selain kami menerima gambar di media sosial itu, ternyata Ibu Ratna juga secara langsung mendatangi Pak Djoko Santoso, menyatakan dengan penuh keyakinan beliau (Ratna) dianiaya,” kata Dahnil di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

Dahnil menyebut Ratna minta dipertemukan dengan Prabowo. “Jadi datang langsung ke Pak Djoko Santoso, menyatakan bahwasanya beliau dianiaya. Kemudian minta ketemu Pak Prabowo, kemudian ditemui Pak Prabowo, juga menyatakan hal serupa. Jadi dengan meyakinkan beliau dianiaya,” terang Dahnil.


Dahnil menyebut Prabowo tak menyangka dibohongi Ratna. Sebab, pada dasarnya, Prabowo suka membantu.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu bahkan menyebut perihal bantuan yang diberikan Prabowo kepada Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) supaya bisa maju di Pilgub 2012. Dahnil menyebut Prabowo tak pernah berprasangka buruk kepada orang-orang yang minta dibantu.

“Dan Pak Prabowo dengan semua orang yang dizalimi minta tolong dibantu, itu dibantu. Banyak orang yang datang ke beliau, minta tolong soal ekonomi, minta bantuan secara politik,” ujar Dahnil.

“Jangan lupa lo, Pak Jokowi minta bantuan ke beliau, minta bantuan secara politik. Pak Ahok datang ke beliau minta tolong bantuan secara politik. Terakhir Ibu Ratna minta bantuan bahwa dianiaya. Beliau tidak pernah berprasangka buruk ke mereka-mereka yang datang minta bantuan,” sambungnya.

Prabowo diketahui ‘termakan’ oleh Ratna yang mengaku dianiaya. Mantan Danjen Kopassus itu meminta maaf karena telah ikut menyebarkan berita bohong Ratna.

“Saya atas nama pribadi dan sebagai pimpinan dari tim kami ini, saya minta maaf ke publik bahwa saya telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum diyakini kebenarannya,” kata Prabowo saat jumpa pers di kediamannya.

(zak/dkp)


Artikel ini telah tayang di detikNews

Related Posts