Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Roma – AS Roma menjamu Wolfesberger AC dalam lanjutan Liga Europa. Meski hanya mampu bermain imbang 2-2, Roma tetap lolos ke babak 32 besar.

Pertandingan Grup J Liga Europa 2019//2020 mempertemukan Roma dan Wolfsberger. Laga digelar di Stadion Olimpico, Roma, Jumat (13/12/2019) dini hari WIB.

Serigala Roma mencetak gol lebih dulu via eksekusi penalti Diego Perotti, sebelum disamakan Wolfsberger melalui gol bunuh diri Alessandro Florenzi. Edin Dzeko membawa Il Lupi ungggul menjadi 2-1, sekaligus menjadi skor akhir di babak pertama.

Setelah turun minum, Wolfsberger menyamakan kedudukan melalui tandukkan Shon Weissman. Roma gagal menambah skor di sisa waktu yang ada dan membuat skor 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini membawa Il Lupi lolos ke babak 32 besar Liga Europa berstatus runner up Grup J dengan poin 8. Roma mendampingi Istanbul Basaksehir yang menjadi juara grup dengan 10 poin.

Jalannya Pertandingan AS Roma vs Wolfsberger AC

Roma mendapatkan hadiah penalti di menit kelima, setelah kiper Alexander Kofler menjatuhkan Edin Dzeko di kotak 12 pas. Diego Perotti yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, sekaligus membawa Serigala Roma memimpin 1-0.

Wolfsberger dengan cepat membalas kedudukan di menit ke-10. Berawal dari tusukan Anderson Niangbo di sisi kiri, ia mengirim umpan ke depan muka gawang yang mengenai kaki bek Roma, Alessandro Florenzi. Bola pun masuk ke gawang Roma dan mengubah skor menjadi sama kuat 1-1.

Dzeko membuat Roma kembali unggul di menit ke-19. Memanfaatkan umpan terobosan Amadou Diawara, Perotti lalu menusuk ke kotak penalti dan mengoper bola silang mendatar ke Dzeko, yang tanpa kesulitan langsung menceploskan bola ke jala Wolfsberger. Skor berubah 2-1 untuk tim tuan rumah.

Wolfsberger sempat mencetak gol lagi di menit ke-24, ketika Michael Liendl mengirimkan umpan silang kepada Michael Novak yang menyundul bola ke gawang. Tetapi hakim garis menaikkan bendera offside, sehingga gol tersebut dianulir.

Hingga turun minum, kedua tim tidak menambah jumlah gol. Skor 2-1 menjadi hasil akhir di babak pertama.

Pada babak kedua, Wolfsberger nyaris mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-48. Shon Weissman melakukan sundulan usai menerima umpan dari Novak, tetapi bola hanya membentur gawang Roma.

Niangbo mengancam gawang Roma lewat sepakannya di menit ke-59. Kiper Antonio Mirante sampai terbang dan terjatuh untuk menepis bola keluar, hingga membuat bahunya mengalami masalah dan harus digantikan kiper cadangan, Pau Lopez.

Klub asal Austria itu kembali mencetak angka penyama kedudukan di menit ke-63. Tandukkan Shon Weissman, usai menerima umpan menyilang Michael Liendl, gagal dijangkau kiper Pau Lopez dan mengubah skor menjadi imbang 2-2.

Setelah keboboolan gol kedua, Roma mengambil inisiatif serangan. Federico Fazio melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih bisa diamankan kiper Kofler.

Dzeko mengancam lewat sepakan jarak dekatnya di menit injury time. Namun bola mampu digagalkan Kofler.

Hingga pluit akhir dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta. Pertandingan tuntas dengan kedudukan sama kuat 2-2.

Susunan Pemain AS Roma vs Wolfsberger

AS Roma: Antonio Mirante (Pau Lopez 62′); Alessandro Florenzi, Federico Fazio, Gianluca Mancini, Leonardo Spinazzola; Jordan Veretout, Amadou Diawara; Cengiz Under (Lorenzo Pellegrini 66′), Henrikh Mkhitaryan, Diego Perotti (Nicolo Zaniolo 66′); Edin Dzeko.

Wolfesberger AC: Alexander Kofler; Lukas Schmitz, Nemenja Rnic, Michael Solbauer, Michael Novak; Christopher Wernitznig (Lukas Schoefl 76′), Sven Sprangler, Romano Schmid; Anderson Niangbo (Joshua Steiger 90′), Michael Liendl, Shon Weissman (Amar Hodzic 90′).

Simak Video “Gol Gladbach di Injury Time Bikin Roma Nyesek!”
[Gambas:Video 20detik]
(bay/rin)

Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -