Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...




Jakarta
Tiba di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (24/11/2018). Calon wakil presiden Sandiaga Salahudin Uno langsung menjajal dan meracik minuman khas daerah tersebut yakni jahe merah Jambuwer atau yang biasa di sebut Jamwer.

“Cuaca mendung dan dingin di Malang cocok minum jahe merah ini. Rasanya hangat dari tenggorakan sampai perut,” kata mantan wakil gubermur DKI ini dengan senyum puas seperti dikutip dari keterangan tertulis Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Minggu (25/11/2018).

Usai menikmati Jamwer, oleh warga, Sandi pun juga disuruh mencicipi dan membuat kopi merah Jambuwer.

“Setelah minum jahe merah, tambah kopi juga sedap, karena tadi mendung sekarang hujan. Berkah,” ucap Sandi lagi.

Saat mimim kopi itulah, Kusnan, petani kopi langsung curhat begitu ada kesempatan tanya jawab.

“Pak Sandi, harga kopi turun, sementara harga pupuk dan biaya produksi naik. Sedangkan harga jual turun. Untuk biaya produksi dan pupuk mahal. Tapi saat panen harga kopi selalu jatuh, yaitu sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 23 ribu per kilogram,” keluh Kusnan.

Menurut Sandi, di sinilah seharusnya pemerintah hadir. Kata dia, pemerintah punya pekerjaan rumah menyejahterakan petani kopi.

“Kami akan perjuangkan, karena janji itu hutang dan pasti ditagih. Kalau di Jakarta harga secangkir kopi tidak pernah turun, harganya bisa mencapai Rp 40 ribu. Di sini kopi sangat enak sekali, tentunya ini bisa menjadi potensi tersendiri,” ucap Sandi.

Namun, tambah Sandi, untuk persoalan biaya produksi tanam kopi harus ditekan. Dengan demikian, pengeluaran akan lebih sedikit, dan pendapatan akan semakin tinggi. Selain itu, pihaknya juga berjanji akan membantu pemasaran kopi petani.

“Kami berharap beban produksi bisa ditekan, untuk pemasarannya bisa kami bantu. Itulah tugas pemimpin adalah mendengar suara rakyat,” pungkasnya.

(idr/ega)


Artikel ini telah tayang di detikNews

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -