Ustaz Iyus Ditahan, Kami akan Ajukan Penangguhan

0
6
Ustaz Iyus Ditahan, Kami akan Ajukan Penangguhan




Jakarta
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Bogor Iyus Khaerunnas ditangkap polisi terkait video viral dirinya bicara mengenai adanya kecurangan pemilu, masifnya komunisme, hingga ajakan jihad untuk melawan. Kuasa hukumnya akan menyambangi Polres Bogor Kota meminta ustaz Iyus dibebaskan.

“Kami akan meluncur ke Polresta untuk menjemput janji Pak Kapolres akan mengeluarkan, menangguhkan ustaz Iyus. Karena statusnya tersangka berarti proses akan jalan terus, cuma akan ditangguhkan penahanannya demi kemanusiaan dan dia seorang ustaz,” kata kuasa hukum ustaz Iyus, Beni Mahyudin, saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (18/5/2019).

Beni menjelaskan massa tadi pagi berdemo di kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor. Dalam aksi demo bertema ‘tolak pemilu curang’ itu, dia mengaku telah ditemui Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser yang menurutnya menjanjikan akan memulangkan ustaz Iyus asalkan aksi demo ini diakhiri karena menimbulkan kemacetan.


“Kapolres menjanjikan ustaz Iyus akan keluar hari ini dengan syarat mengajukan surat permohonan penangguhan. Itu saja tertulis dan syarat paling penting bagi kapolres, demo segera bubar. Demo bubar jangan berlanjut karena kemacetan dan mengganggu stabilitas lalu lintas Kota Bogor,” ucapnya.

Menurut Beni, pihaknya berharap ustaz Iyus segera dikeluarkan. “Kalau nggak akan demo lanjutan,” ujarnya. Saat ini pihaknya sedang membuat surat permohonan penangguhan penahanan dan surat pernyatan jaminan dari keluarga dan istri ustaz Iyus.

Ustaz Iyus jadi terkait video viral dirinya bicara mengenai adanya kecurangan pemilu, masifnya komunisme, hingga ajakan jihad untuk melawan itu semua. Menurut Beni, video yang tersebar itu tidak utuh sehingga beda makna.

“Perlawanan untuk jihad perang melawan NKRI nggak mungkin lah ya. Ini perlawanan jihad konstitusi, dalam artian melalui proses hukum. Ini kan terkait dengan keputusan KPU, proses-proses di KPU, kemudian proses Bawaslu terhadap kecurangan-kecurangan. Itu yang disampaikan ustaz Iyus dalam BAP-nya,” ujarnya.

“Jadi tolong dicatat tebal-tebal, ustaz Iyus itu statemennya jihad konstitusi, bukan jihad dalam pengertian perang. Ustaz Iyus dalam BAP-nya ke penyidik menyatakan ada statemen dia yang terpenggal, hanya kami belum dapatkan video viral awalnya. Ustaz Iyus sendiri tidak tahu siapa yang memviralkan,” sambungnya.

Diketahui, Polres Bogor Kota menetapkan Ketua GNPF-U Bogor Iyus Khaerunnas sebagai tersangka. Ustaz Iyus ditangkap pada Jumat (17/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Dia dijerat Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong dan atau Pasal 160 KUHPidana.

detikcom telah menghubungi Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser untuk meminta responsnya terkait pernyataan kuasa hukum ustaz Iyus di atas, namun belum ada respons.

(hri/hri)




Artikel ini telah tayang di detikNews