Warga Tolak Rencana Pembangunan Stadion Baru Milan dan Inter

Warga Tolak Rencana Pembangunan Stadion Baru Milan dan Inter

Milan – Rencana AC Milan dan Inter Milan membangun stadion anyar mendapat penolakan dari warga kawasan San Siro. Mereka takut hal ini akan mengurangi ruang terbuka hijau.

Milan dan Inter kini tengah berencana membangun stadion anyar. Stadion ini disebut akan berada di dekat Giuseppe Meazza atau masih di sekitar kawasan San Siro. Dua desain yang bakal menjadi rujukan pembuatan markas baru mereka juga sudah diperkenalkan.

Namun upaya Rossoneri dan Nerazzurri merealisasikan rencana tersebut kini mendapatkan ganjalan. Masalah muncul karena warga sekitar San Siro menolak pembangunan stadion tersebut.



Dikutip dari Football Italia, Direktur Inter, Alessandro Antonello, dan Presiden Milan, Paolo Scaroni, mendapat tanggapan negatif dari warga saat mempresentasikan rencana pembangunan stadion anyar di balai kota Milan.

Warga tak setuju karena pembangunan berpeluang mengurangi ruang terbuka hijau. Mereka juga keberatan karena letak stadion yang terlalu dekat dengan perumahan.

Upaya Inter dan Milan mencuri hati para warga semakin sulit setelah Scaroni menilai daerah sekitar San Siro adalah wilayah yang sepi. Ucapan ini disambut sorakan oleh para warga yang menyaksikan presentasi.

Beberapa pihak meminta ada perundingan ulang untuk perencanaan pembangunan stadion. Warga ingin ada desain ketiga yang merupakan konsep dari arsitek, Stefano Boeri. Dalam konsep Boeri, stadion anyar Inter dan Milan nantinya akan dikelilingi oleh banyak tumbuhan.

Sebelumnya, mayoritas anggota Dewan Kota Milan juga tidak setuju pembangunan stadion anyar Inter dan Milan ini. Tujuh anggota tak menyukai rencana ini. 20 anggota menolak pembangunan stadion anyar Inter dan Milan.

19 anggota lainnya belum mengambil sikap dan siap mengadakan pertemuan dengan pihak klub. Tercatat dua anggota dewan yang setuju dengan rencana dua klub kebanggaan Kota Mlian ini.

Simak Video “Duh! AC Milan – Inter Milan Ibarat Langit dan Bumi”
[Gambas:Video 20detik]
(pur/nds)

Artikel ini telah tayang di detikNews

Related Posts