Yang Mau Ibadah Tidak Dilarang

0
20 views
Sengketa DCS, Bawaslu Minta KPU Periksa Dokumen Bacaleg 4 Parpol




Jakarta
Beredar rencana capres Prabowo Subianto melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Semarang (MAS) yang ditolak karena dinilai politis. Bawaslu memastikan, pada prinsipnya yang mau melakukan ibadah tidak dilarang, namun tempat ibadah tidak boleh dijadikan tempat kampanye.

“Kalau ada kegiatan di tempat ibadah untuk kampanye itulah yang masuk pelanggaran,” ujar Ketua Bawaslu Abhan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).

Abhan mengungkapkan, kegiatan peserta pemilu di tempat ibadah dapat disebut pelanggaran apabila unsur kampanye terpenuhi. Dia pun menegaskan, tidak larangan kepada peserta pemilu untuk beribadah di tempat ibadah.


“Pada prinsipnya siapapun yang mau melakukan ibadah tidak ada larangan. Batasannya di Undang-undang menjelaskan bahwa tempat ibadah dilarang untuk berkampanye,” kata Abhan.

“Tetapi harus dilihat, harus memenuhi unsur-unsurnya harus lihat kasusnya,” sambungnya.

Dia mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap kegiatan pemilu. Baik yang dilakukan oleh capres maupun caleg pemilu 2019.

“Ya tentu Bawaslu untuk mengawasi kegiatan seluruh peserta pemilu,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak Takmir Masjid Kauman sempat keberatan dengan adanya pamflet ajakan yang beredar di media sosial dan spanduk yang ada di dekat Masjid Agung Semarang. Ketua Takmir, KH Hanief Ismail tidak melarang kegiatan salat Jumat Prabowo dan massa yang datang, ia khawatir ada persepsi masjid digunakan untuk kegiatan politik.

Bawaslu Jawa Tengah tengah melayangkan surat kepada Tim Paslon Prabowo-Sandi dan Masjid Agung Kauman Semarang terkait rencana salat Jumat Prabowo, Jumat besok. Bawaslu mengambil langkah antisipasi berupa imbauan agar tidak ada kegiatan politik di masjid.

“Bagi kami salat Jumat bukan ranah kami karena urusan ibadah masing-masing pribadi. Kami hanya ingin memastikan tidak ada kampanye di tempat ibadah. Ini berlaku untuk semua peserta Pemilu,” kata Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Rofiuddin saat ditemui di kantornya, Semarang, Kamis (14/2).

(dwia/nvl)


Artikel ini telah tayang di detikNews

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here