Must Read

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Menjadi penasihat hukum Habil Marati dinilai pilihan Yusril sebagai pengacara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Politikus Nasdem, Irma Suryani Chaniago menyatakan, rekonsiliasi harusnya dimaknai dengan semestinya, yakni tidak dijalankan sebagai kompromi atas kasus hukum. Irma menyatakan hal ini terkait Yusril Ihza Mahendra yang kini menjadi penasihat hukum tersangka kasus makar, Habil Marati.

“Jangan pernah mengaitkan kasus kriminal dengan rekonsiliasi, tidak tepat,” kata Irma Suryani Chaniago kepada Republika.co.id melalui pesan tertulis, Kamis (11/7).

Irma menyayangkan jika ada pihak yang mengaitkan Yusril sebagai penasihat hukum Habil Marati dengan peran Yusril sebagai pengacara pasangan Jokowi-Ma’ruf. Irma menegaskan, pilihan tersebut adalah hak Yusril sebagai pengacara.

“Pak Yusril selain katanya bersahabat dengan tersangka juga pengacara profesional,” ujar anggota DPR dari dapil Sumatra Selatan II tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Irma menjelaskan, pada dasarnya rekonsiliasi adalah kembali lagi bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Pemenang pemilu berhak untuk membentuk pemerintahan. Sementara yang kalah memiliki dua pilihan.

“Gabung ke koalisi atau tetap di oposisi seperti sikap PKS,” ujarnya.

Kemudian, politikus Nasdem yang juga merupakan anggota DPR-RI Komisi IX itu menuturkan, tidak ada tawar menawar kursi dalam proses rekonsiliasi. Secara hukum, Jokowi-Ma’ruf berhak untuk membentuk pemerintahan karena telah ditetapkan sebagai pemenang.

“Kami menang secara sah dan konstitusional kok. Berdasarkan data, fakta, dan hukum (Mahkamah Konstitusi),” tuturnya.

Pada akhirnya Irma berharap, pesta demokrasi sudah selesai. Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi para tokoh politik untuk menjalankan peran masing-masing.

Artikel ini telah tayang di republika.co.id

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Elektabilitas Prabowo-Anies Tinggi, Cocok Jadi Capres-Cawapres

VIVA – Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan semakin populer. Berdasarkan berbagai hasil survei, Prabowo dan Sandi memiliki elektabilitas tinggi dalam...

Ibu Cristiano Ronaldo Kabarnya Dilarikan ke RS Akibat Stroke

Madeira - Kabar kurang menyenangkan datang dari Cristiano...

Ancaman Stigmatisasi di Balik Penyebaran Data Pribadi Pasien Corona

Jakarta - Identitas baik nama, foto maupun alamat lengkap dua pasien yang disebut positif terinfeksi...

Alasan Klopp Tak Mengamuk Ketika Liverpool Kalah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan alasan tidak selalu marah apalagi mengamuk ketika timnya menderita kekalahan. Klopp yakin para pemainnya bisa kembali tampil...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -